Sabtu, 09 Mei 2020 03:28 WIB

Bolehkah Makan Sambal Saat Sahur? Ini Saran Ahli Gizi

Anjar Mahardhika - detikHealth
Sambal Iris Cabe Merah Ilustrasi sambal (Foto: iStock)
Jakarta -

Bagi sebagian orang mengkonsumsi sambal merupakan salah satu menu wajib yang tak bisa dilewatkan untuk makan, tak terkecuali saat sahur. Mengkonsumsi sambal dinilai dapat meningkatkan selera makannya jadi meningkat dan menambah cita rasa semakin lezat.

Lalu amankah mengkonsumsi sambal saat sahur?

Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association (ISNA) dan Konsultan Gizi Royal Sport Performance Center Senayan City, Dr Rita Ramayulis, DCN, MKes mengatakan mengkonsumsi makanan pedas dengan sambal diperbolehkan saat sahur, asal sesuai dengan batas kondisi tubuh di masing-masing orang.

"Boleh, bagi yang sudah terbiasa dengan ambang batas tertentu," ujar Rita saat dihubungi detikcom, Jumat (8/5/2020).

"Penggunaan sambal itu sifatnya personal. Maksudnya personal tuh gini, ambang batas rasa dan kebiasaan seseorang untuk menerima sambal tuh berbeda-beda, tergantung kebiasaannya," lanjutnya.

Lebih lanjut, Rita mengatakan kebiasaan seseorang yang biasa makan pedas dengan batas tertentu tidak akan berdampak apapun pada tubuhnya. Namun ketika mengkonsumsi dengan jumlah di atas kebiasaannya maka akan merangsang terjadinya kontraksi saluran pencernaan. Hal ini dapat menyebabkan dampak buruk bagi tubuh, salah satunya diare.

"Biasanya yang terjadi adalah keluhan nyeri pada lambungnya karena ada peningkatan asam lambung, bisa juga lebih lanjut itu menimbulkan reaksi diare. Tetapi diare bukan karena bakteri, melainkan karena gangguan proses pencernaan zat yang ada pada sambal," kata Rita.

Mengkonsumsi sambal saat sahur harus disesuaikan dengan kondisi dan kebiasaan seseorang. Tetapi ia menyarankan konsumsi sambal harus diimbangi dengan minum air putih yang cukup agar proses pencernaan tubuh tidak terganggu.



Simak Video "Indikator Kebutuhan Cairan Tubuh Terpenuhi saat Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)