Selasa, 10 Nov 2020 06:27 WIB

Sederet Makanan Tinggi Lemak yang Justru Menyehatkan

Zintan Prihatini - detikHealth
Woman in Active Wear With Squeezed Measuring Tape on a Gray BackgroundWoman in Active Wear With Squeezed Measuring Tape on a Gray Background Berlebihan mengonsumsi makanan berlemak tidak dianjurkan (Foto: Istock)
Jakarta -

Lemak yang terkandung dalam makanan cenderung dihindari karena dampaknya yang buruk bagi kesehatan. Orang-orang lebih memilih mengonsumsi gula, karbohidrat olahan, dan jenis makanan olahan lainnya sebagai pengganti lemak. Akibatnya, mereka yang mengonsumsi lebih banyak kandungan tersebut menjadi gemuk dan terkena berbagai penyakit.

Penelitian menunjukkan bahwa lemak, termasuk lemak jenuh bukanlah sesuatu yang jahat untuk tubuh jika cara dan jumlah yang dikonsumsi sesuai dengan aturan. Dikutip dari Healthline, berikut lima makanan tinggi lemak yang menyehatkan dan bergizi.

1. Alpukat

Jika kebanyakan buah mengandung banyak karbohidrat, berbeda dengan alpukat yang mengandung lemak. Alpukat mengandung 77 persen lemak, kalori di dalamnya membuat lemak alpukat lebih tinggi dibandingkan makanan yang berasal dari hewan.

Alpukat adalah salah satu sumber kalium terbaik, buah ini mengandung 40 persen kalium lebih tinggi dibandingkan pisang yang dikenal baik memiliki banyak kalium. Dalam penelitian alpukat memiliki serat, dapat menurunkan kolesterol jahat dan trigliserida, dan meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh.

2. Keju

Keju merupakan sumber kalsium, vitamin B12, fosfor, selenium, dan mengandung semua jenis nutrisi lainnya. Sepotong keju tebal mengandung 6,7 gram protein yang sama dengan satu gelas susu. Keju juga memiliki kandungan asam lemak kuat seperti produk susu berlemak tinggi lainnya. Manfaat jika mengonsumsi keju dengan jumlah yang tepat dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.

3. Telur

Telur utuh dianggap tidak sehat karena kolesterol dan lemak yang terkandung di dalam kuning telur. Faktanya sebutir telur mengandung 212 mg kolesterol yang merupakan 71 persen dari rekomendasi asupan harian, 62 persen kalori dalam telur berasal dari lemak.

Studi terbaru menemukan kolesterol dalam telur tidak memengaruhi kolesterol dalam darah untuk kebanyakan orang. Dalam satu butir telur terkandung vitamin, mineral, antioksidan yang dapat melindungi mata, mengandung kolina yaitu nutrisi yang dibutuhkan otak, dan sebagai makanan penurun berat badan.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ngobrol Soal Kolesterol dan Jantung Koroner di Hari Jantung Dunia 2020"
[Gambas:Video 20detik]