Selasa, 16 Feb 2021 05:04 WIB

Sering Makan Telur Baik bagi Tubuh? Ini Plus-Minusnya

Ardela Nabila - detikHealth
ilustrasi telur Sarapan telur (Foto: iStock)

Sementara itu, menurut penelitian terbaru PLOS, menggantikan setengah dari keseluruhan telur dengan putih telur atau sumber protein lainnya dapat mengurangi risiko kematian akibat kardiovaskular hingga 3 persen. Namun, kesimpulan tersebut ternyata dikritik oleh Riyaz Pattel.

"Menurut saya, rekomendasi penulis menggantikan seluruh telur dengan putih telur atau pengganti tidak didukung bukti," jelasnya.

Walter Willer kemudian mengatakan bahwa terdapat banyak penelitian yang tidak melihat telur tanpa bagian kuning karena konsumsi putih telur ternyata cukup rendah. Mengganti telur dengan kacang-kacangan atau sumber protein nabati merupakan risiko terendah.

"Saya tidak berpikir jika studi ini mengganti anjuran umum, yang bagi sebagian besar orang, telur bisa dimakan dalam jumlah sedang jika jadi bagian dari diet seimbang, kecuali mereka diberitahu untuk tidak memakannya karena alasan medis atau diet," katanya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Asupan Gizi yang Perlu Diperhatikan Saat Terpapar Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)