Bisa Bikin Susah Ereksi, Ini 5 Diet yang Merusak Kehidupan Seks

ADVERTISEMENT

Bisa Bikin Susah Ereksi, Ini 5 Diet yang Merusak Kehidupan Seks

Hartaty Varadifa - detikHealth
Minggu, 05 Des 2021 10:55 WIB
Banana as a symbol of male penis in hand on a yellow background hidden by censorship. Sexual masturbation and orgasm, impotence problem. Self-pleasure concept.
Diet yang merusak kehidupan seks (Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrii Zastrozhnov)
Jakarta -

Banyak hal yang dapat mempengaruhi ereksi, seperti kesehatan jantung yang buruk, merokok, dan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Tidak hanya itu, diet yang buruk juga berdampak pada kehidupan seksual.

Makanan yang dikonsumsi, seberapa banyak yang dimakan, dan seberapa sering kamu memakannya dapat mengacaukan tingkat energi, aliran darah, dan hormon yang kemudian turut mempengaruhi kehidupan seksual.

Untuk mengetahui lebih lanjut simak 6 cara diet yang buruk berikut ini yang dapat memperburuk kehidupan seksual.

1. Pola makan vegan

Jangan salah, makan sayur dan buah-buahan itu menyehatkan. Tetapi dalam beberapa kasus, hanya mengkonsumsi sayur dan buah tanpa mengkonsumsi daging hewan juga bisa memicu kekurangan vitamin D.

Ketika seseorang tidak mendapatkan cukup vitamin D, tubuh mungkin tidak menghasilkan cukup oksida nitrat, senyawa yang dibutuhkan pembuluh darah untuk berfungsi dengan baik yang kemudian dapat mempengaruhi penis.

Sebuah penelitian menyebut bahwa kekurangan vitamin D akan membuat disfungsi ereksi.

Maka dari itu National Institutes of Health menyarankan untuk mengkonsumsi vitamin D setidaknya 600 international unit per hari.

2. Banyak mengonsumsi junk food

Junk food merupakan makanan yang memiliki kadar lemak dan gula yang tinggi yang dapat mempengaruhi kesehatan jantung. Sedangkan jantung yang sehat sama dengan seks yang sehat.

Faktanya, ketika jantung kamu bermasalah katakanlah, arteri kamu tersumbat maka hal ini dapat menghentikan aliran darah ke penis, dan terjadi disfungsi ereksi.

Makan makanan tinggi lemak dan gula tambahan dapat memperburuk masalah ini. Seperti yang disebutkan oleh Dr. Brahmbhatt spesialis kardiologi asal Amerika bahwa pria gemuk memiliki kadar testosteron yang lebih rendah yang dapat mempengaruhi gairah seks.

3. Minum banyak alkohol

Minum alkohol berlebihan dapat menurunkan testosteron dan meningkatkan kadar estrogen, sehingga dapat melemahkan libido, menurunkan mood, dan membuat seseorang jadi lebih sulit mencapai orgasme dan ereksi.

Penelitian juga menunjukkan bahwa minum alkohol secara kronis dapat merusak sel-sel di testis secara permanen, yang dapat mempengaruhi kemampuan untuk memiliki anak di kemudian hari.

4. Sering mengonsumsi makanan manis

Gula juga dapat menurunkan libido dengan mengurangi kadar testosteron. Dalam sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan di Clinical Endocrinology, para peneliti mengukur kadar T pada pria berusia 19 hingga 74 tahun setelah mereka makan 75 gram gula, yang merupakan dua kali lipat dari asupan harian yang direkomendasikan untuk pria. Mereka melihat penurunan 25 persen dalam kadar testosteron rata-rata setelah mereka menenggak makanan manis, yang tetap ditekan hingga dua jam.

Maka dari itu American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 36 gram per hari bagi pria.

5. Makan dengan porsi yang besar

Menumpuk terlalu banyak makanan di piring dapat menyebabkan penambahan berat badan dan menurunkan energi.

Jika makan berlebihan, terutama karbohidrat dan gula dapat meningkatkan gula darah sehingga kamu mencoba melawan dengan memompa lebih banyak insulin, memicu rasa lebih lelah.

Maka dari itu cobalah makan lebih sering sepanjang hari, daripada menghabiskan makan malam yang banyak. Usahakan untuk empat atau lima porsi kecil yang penuh protein dan karbohidrat yang lebih lambat dicerna dan penuh serat, seperti gandum, buah, dan sayuran.



Simak Video "Studi Sebut Diet Rendah Lemak Lebih Efektif Dibandingkan Keto"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT