Selasa, 11 Jan 2022 05:00 WIB

13 Manfaat Buah Apel untuk Kesehatan, Bikin Penyakit Ogah Dekat-dekat

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Hasil tes kolesterol, dengan apel dan obat. Buah apel (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Buah apel sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai buah yang punya banyak manfaat. Bagaimana tidak? Buah ini memiliki banyak sekali nutrisi baik untuk tubuh, bahkan memiliki rasa yang manis dan nikmat untuk dikonsumsi.

Buah apel sendiri punya banyak keluarga alias variasinya loh, seperti Red Delicious, Mcintosh, Crispin, Gala, Granny Smith, Fuji, dan Honeycrisp. Nama-nama ini menandakan variasi setiap apel yang ada di dunia.

Mungkin beberapa di antara kalian ada yang pernah mendengar peribahasa kuno "an apple a day keeps the doctor away" dan ternyata ucapan ini bukan hanya sekadar peribahasa, melainkan memang terbukti kebenarannya. Kok bisa?

Nah, buah apel diketahui memiliki rendah kalori sekitar 100-104 serta mengandung berbagai vitamin dan mineral, seperti vitamin A, C, K, B6, E, dan B1. Selain itu, buah apel juga mengandung potassium, antioksidan, dan pektin yang baik bagi kesehatan tubuh untuk menebas semua penyakit.

Manfaat Buah Apel

Kira-kira apa saja sih manfaatnya? Dikutip dari berbagai sumber, Senin (10/01/2022) berikut manfaat si buah merah manis alias apel untuk kesehatan manusia. Jangan lupa catat ya!

1. Meningkatkan daya ingat

Memakan satu buah apel setiap harinya bisa menghindari demensia atau penyakit yang menyerang daya ingat hingga cara berbicara.

2. Membantu menurunkan berat badan

Buah apel kaya akan serat dan air, dimana dua nutrisi tersebut membantu mengenyangkan perut. Sensasi rasa kenyang yang dirasakan terus-menerus dapat membantu mengatur nafsu makan.

Menurut sebuah studi, makan buah apel dapat meningkatkan rasa kenyang sampai 4 jam lebih lama daripada mengonsumsi jus apel. Studi juga menunjukkan asupan apel yang secara signifikan dapat mengurangi Indeks Massa Tubuh (BMI) dan mencegah obesitas.

3. Mencegah stroke

Buah apel dipercaya dapat mencegah penyakit stroke. Pada studi di tahun 2000, peneliti menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi buah apel paling banyak memiliki risiko stroke lebih rendah daripada yang memakan buah apel paling sedikit.

Sebagaimana diketahui, buah apel adalah salah satu buah yang memiliki banyak serat. Menurut ulasan di tahun 2017, orang yang mengonsumsi serat paling banyak memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular, jantung koroner, dan stroke.

4. Baik untuk usus

Kandungan probiotik dan prebiotik dalam buah apel cocok untuk kesehatan usus. Sebab, probiotik merupakan bakteri baik yang cocok untuk usus, sedangkan prebiotik berperan memberikan makan untuk bakteri tersebut.

5. Mencegah kolesterol tinggi

Manfaat buah apel diklaim dapat mencegah kolesterol tinggi. Berdasarkan studi tahun 2013, memakan apel mentah atau langsung dapat menurunkan kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah.

6. Menjaga kesehatan jantung

Jika apel bisa mencegah stroke dan kolesterol tinggi, itu berarti buah ini bisa menjaga kesehatan jantung. Sebagaimana diketahui, salah satu penyebab sakit jantung adalah kolesterol yang tinggi di dalam tubuh.

Apel memiliki kandungan antioksidan flavonoid yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Menurut sebuah studi, makanan buah dan sayuran berdaging putih, seperti apel dan pir, dapat menurunkan risiko stroke yang bisa memicu penyakit jantung.

Studi juga menjelaskan bahwa orang yang mengonsumsi 1,5 (25 gram) irisan apel setiap hari bisa menurunkan risiko stroke sebesar 9%.

7. Mencegah diabetes

Mengonsumsi apel juga bisa mengurangi risiko diabetes tipe dua. Berdasarkan penelitian, makan apel dan pir dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 18%. Bahkan, jika mengonsumsinya setiap minggu bisa mengurangi risiko diabetes sebesar 3% loh.

8. Menjaga daya tahan tubuh

Kandungan vitamin C di dalam buah apel merah dan hijau dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Itu mengapa orang yang mengonsumsinya akan kebal dari penyakit

9. Kanker

Mengonsumsi makanan kaya antioksidan seperti buah apel dapat mencegah stres oksidatif yang menyebabkan kerusakan sel-sel pemicu kanker.

Sebuah meta-analisis tahun 2016, menyimpulkan bahwa mengonsumsi apel dapat membantu menurunkan risiko kanker paru-paru, payudara, kolorektal, dan kanker lainnya.

Tak hanya itu, sebuah meta-analisis tahun 2018 mengklaim kandungan serat tinggi di dalam apel juga dapat mengurangi risiko kanker usus besar.

10. Mencegah asma

Buah apel yang mengandung vitamin C dan flavonoid merupakan zat antioksidan yang bisa mencegah serangan asma pada seseorang. Selain itu, kulit buah apel memiliki kandungan antioksidan quercetin yang dapat membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan.

Sebuah penelitian tabung dan hewan menyebut quercetin mungkin bisa menjadi pengobatan yang cocok untuk penyakit inflamasi alergi seperti asma dan sinusitis.

Ditambah lagi dengan senyawa lain seperti proanthocyanidins di dalam apel, dapat mengurangi atau mencegah peradangan saluran napas atau asma.

11. Tulang

Senyawa anti inflamasi pada apel dapat membuat tulang semakin sehat dan kuat. Berdasarkan studi, wanita yang mengonsumsi buah apel memiliki tulang yang lebih sehat daripada wanita yang tidak mengonsumsi.

12. Kulit

Selain mencegah penyakit jantung, sifat antioksidan dalam buah apel juga memberikan manfaat untuk kulit yang lebih sehat. Sebab, antioksidan bisa menghilangkan radikal bebas dalam tubuh dan mencegah keriput, penuaan dini, serta perubahan kulit.

13. Gusi dan gigi

Mengunyah buah apel bisa menghilangkan plak yang tersisa pada gigi loh. Sebab, apel sendiri mengantung zat tanin yang bisa membersihkan sisa plak, serta mencegah kerusakan gigi dan gusi. Itulah sejumlah manfaat dari buah apel.

Untuk mengonsumsinya, usahakan dibersihkan dan dicuci terlebih dahulu untuk menghilangkan bahan kimia yang masih menempel pada kulit apel. Selain itu, buanglah biji apel sebelum dikonsumsi karena mengandung amigdalin dan glikosida sianogenik yang terdiri dari sianida dan gula.

Dikutip dari britannica, apabila biji apel tertelan dan masuk ke dalam sistem pencernaan, bahan kimia di dalamnya dapat terdegradasi menjadi hidrogen sianida (HCN) yang sangat beracun. Bahkan, bisa menyebabkan kematian loh. Jadi guys, perlu diwaspadai ya.



Simak Video "Kenali Arti Warna-warni Buah dan Sayur"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)