Kolom Gizi

Kenapa Diabetes Disebut 'Mother of All Diseases'?

Mhd. Aldrian, S.Gz - detikHealth
Rabu, 04 Feb 2026 06:03 WIB
Diabetes dijuluki ibu segala penyakit. Foto: Getty Images/ricochet64
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kembali menyentil kebiasaan masyarakat Indonesia yang kerap mengabaikan ancaman diabetes. Ia menegaskan, diabetes jika tidak tertangani bisa berujung pada komplikasi berbagai penyakit kronis.

"Gula ini mother of all diseases, didiemin kita rasa sehat. Orang Indonesia suka gitu kan? Nggak diapa-apain kena ginjal, kena mata, kena stroke, jantung, segala macam penyakit keluar," kata Menkes, ditemui di sela Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Dalam paparannya, Menkes menyinggung temuan program Cek Kesehatan Gratis sepanjang 2025. Menurut catatan Menkes, jumlah kasus diabetes yang terkendali sangat rendah dibanding temuan kasus diabetes secara keseluruhan.

Pengawasan terhadap para pengidap diabetes menurut Menkes akan diperketat. Saat muncul gejala-gejala awal risiko kardiovaskular misalnya, pihaknya akan langsung segera memberikan pengobatan yang diperlukan agar tidak memicu kerusakan organ dan komplikasi jangka panjang.

Terkait sebutan diabetes sebagai 'mother of diseases', sebenarnya apa saja penyakit yang muncul akibat kondisi ini?

1. Penyakit Jantung

Diabetes meningkatkan risiko penyakit jantung secara signifikan melalui kerusakan pembuluh darah yang berlangsung bertahun tahun. Kadar gula darah yang tinggi membuat dinding pembuluh darah menjadi lebih kaku dan mudah ditempeli lemak, sehingga aliran darah ke jantung terganggu. Kondisi ini mempercepat proses aterosklerosis yang berujung pada penyakit jantung koroner.

Penelitian dari jurnal Cardiovascular Diabetology dan Jurnal Kesehatan Andalas menunjukkan bahwa penderita diabetes memiliki risiko dua hingga empat kali lebih tinggi mengalami penyakit jantung dibandingkan individu tanpa diabetes. Studi tersebut menjelaskan bahwa hiperglikemia kronis memicu peradangan dan disfungsi endotel yang menjadi dasar terjadinya gangguan kardiovaskular.



Simak Video "Video: Diabetes di Usia 29 gegara Doyan Makan Dessert Viral"


(mal/up)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork