Intinya, Ube Matcha Latte Sehat atau Tidak?

Tren Ube Matcha Latte

Intinya, Ube Matcha Latte Sehat atau Tidak?

detikHealth
Minggu, 23 Agu 2026 12:06 WIB
Mhd. Aldrian, S.Gz
Ditulis oleh:
Mhd. Aldrian, S.Gz
Lulusan sarjana ilmu gizi Universitas Andalas, memiliki minat dalam hal keamanan dan kesehatan pangan. Saat ini menjadi penulis lepas untuk detikHealth.
The Ube Matcha drink rests like a quiet jewel on the table, its soft violet glow catching the light and every wandering gaze. Once just a digital darling on glowing screens, it now appears everywhereinviting curiosity with its nutty, earthy charm. It
Adanya bahan alami tak menjamin minuman kekinian jadi lebih sehat. Foto: Getty Images/WENWEN ZUO
Jakarta -

Ube matcha latte sedang ramai di kalangan pencinta minuman kekinian. Perpaduan ube, matcha, dan susu membuat minuman ini terlihat menarik sekaligus memberi kesan sebagai jajanan yang lebih sehat.

Namun, apakah ube matcha latte memang bisa disebut sebagai jajanan sehat?

Jawabannya tidak bisa ditentukan hanya dari nama atau bahan utamanya. Untuk menilai apakah satu cup ube matcha latte termasuk pilihan yang sehat, perlu dilihat secara keseluruhan bahan yang digunakan, termasuk takaran gula dan topping tambahannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ube memang mengandung karbohidrat, protein, dan serat. Matcha memiliki berbagai senyawa antioksidan, sementara susu sapi segar menjadi sumber protein. Ketiganya memberikan nilai gizi yang membuat minuman ini memiliki komposisi yang bermanfaat untuk tubuh.

Pada ube matcha latte yang disurvei detikcom, satu cup menggunakan 30 gram ube, 50 ml susu sapi segar, 4,2 gram matcha powder yang dicampur air, dan 7 gram gula.

ADVERTISEMENT

Dari formulasi tersebut, satu cup mengandung sekitar 101 kkal energi, 2,1 gram protein, 1,8 gram lemak, dan 16,8 gram karbohidrat.

Gula yang digunakan sebanyak 7 gram atau sekitar 1,5 sendok teh. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 14 persen dari batas konsumsi gula harian yang dianjurkan Kementerian Kesehatan, yaitu maksimal 50 gram per hari.

Dengan formulasi seperti ini, ube matcha latte masih dapat menjadi pilihan jajanan yang baik dalam pola makan sehari-hari.

Namun, formulasi ube matcha latte di setiap gerai tidak selalu sama. Takaran ube, matcha, susu, dan gula dapat berbeda. Begitu juga dengan bahan tambahan seperti whipped cream, cheese foam, boba, sirup, saus, atau topping lainnya.

Tambahan tersebut dapat meningkatkan kandungan gula dan kalori dalam satu cup. Karena itu, ube matcha latte yang menggunakan bahan dasar serupa belum tentu memiliki kandungan gizi yang sama.

Jadi, penilaian sehat atau tidak sehat sebaiknya perlu dilihat keseluruhan dari isi satu cup ube matcha latte.

Jika formulasi yang digunakan seperti ube matcha latte yang disurvei detikcom, dengan jumlah ube, matcha, susu, dan gula yang terukur, minuman ini masih dapat menjadi bagian dari pola makan sehat dan seimbang.

Sebaliknya, jika formulasi menggunakan gula dalam jumlah tinggi atau ditambah berbagai topping manis, kandungan kalorinya juga dapat meningkat. Dalam kondisi tersebut, ube matcha latte menjadi pilihan yang perlu lebih dibatasi.

Frekuensi konsumsi juga tetap perlu diperhatikan. Minuman dengan formulasi yang baik tetap sebaiknya dikonsumsi secara proporsional dan disesuaikan dengan kebutuhan makan sehari-hari.

Jadi, ube matcha latte tidak bisa langsung disebut sebagai jajanan sehat atau tidak sehat. Kualitas gizinya sangat bergantung pada formulasi yang digunakan. Ube dan matcha memang memberikan nilai gizi, tetapi jumlah gula dan bahan tambahan tetap menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Diabetes di Usia 29 gegara Doyan Makan Dessert Viral"
[Gambas:Video 20detik] (mal/up)
Ube Vs Ubi
10 Konten
Serupa tapi tak sama, Ube (Dioscorea alata) berbeda dari kembarannya yaitu ubi ungu (Ipomoea batatas). Ube tumbuh merambat, sehingga budidayanya relatif lebih rumit dibanding ubi ungu dan ubi jalar lainnya yang menjalar di permukaan tanah.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads