Tips Menu Sehat Pengidap Diabetes, Masih Boleh Kok Makan Nasi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Senin, 21 Sep 2026 18:04 WIB
Foto: Getty Images/Wissawa Chamaboon
Jakarta -

Pengaturan pola makan atau diet bagi pengidap diabetes melitus (DM) sering kali dianggap menyiksa. Sebab, disebut harus memotong asupan karbohidrat secara ekstrem.

Padahal, pengidap diabetes sebenarnya masih diperbolehkan mengonsumsi nasi putih, asalkan memahami trik pengolahannya agar tidak memicu lonjakan gula darah.

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa sebelum menyusun menu diet harian, kondisi klinis pasien harus dipastikan terlebih dahulu melalui pemeriksaan laboratorium.

"Sebenarnya harus dicek juga hasil labnya. Jadi gula darah sewaktunya berapa, terus dibutuhkan juga cek gula darah puasa, dan hasil HbA1c untuk tahu tiga bulan terakhir itu sebenarnya terkontrol atau enggak gula darahnya," ujar dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (10/9/2026).

Trik Nasi 'Dingin' untuk Menurunkan Indeks Glikemik

Bagi pengidap diabetes yang tetap ingin makan nasi putih, dr Yaze membagikan tips sederhana, yakni menghindari konsumsi nasi dalam kondisi hangat atau panas.

"Biasanya aku memang masih tetap nyaranin nasi, tapi kalau bisa bukan dalam keadaan yang hangat atau panas-panas. Kalau bisa, biarin dingin dulu," kata dr Yaze.

"Bahkan biasanya aku saranin ke pasien dimasukin dulu ke dalam kulkas, tapi tetap dalam wadah yang tertutup ya," jelasnya.

Nasi yang disimpan di kulkas sejak malam hari dapat dikonsumsi pada pagi atau siang harinya. Jika tidak suka menyantap nasi dingin, pasien cukup mendiamkannya sebentar hingga mencapai suhu ruangan sebelum dimakan.

"Nah, itu indeks glikemiknya akan lebih rendah, jadi gula darahnya enggak akan tiba-tiba melonjak. Karena kan yang ditakutkan kalau makan karbohidrat atau gula terlalu banyak, gula darahnya jadi tinggi sampai 200 atau 300 karena indeks glikemiknya naik terlalu cepat," tambahnya.

Namun, dr Yaze mengingatkan agar nasi dingin tersebut tidak diolah kembali secara berlebihan.

"Enggak perlu diapa-apain lagi. Jangan digoreng, terus enggak perlu dikasih bumbu. Dimakan kayak biasa saja," tegas dia.




(sao/dpy)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork