Pernahkah merasa perut cepat lapar kembali padahal belum lama selesai makan? Ternyata rasa lapar yang terus-menerus muncul sering kali bukan disebabkan oleh porsi makan yang kurang banyak.
Kondisi itu bisa terjadi karena pemilihan jenis nutrisi yang belum tepat. Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa agar tubuh merasa kenyang lebih lama, kunci utamanya ada pada asupan protein, yang dikombinasikan dengan serat.
"Misalnya kita makan protein, itu akan lebih lama kenyangnya, apalagi misalnya ditambah sama serat dari sayuran dan buah," ujar dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (10/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak Cuma Telur, Ini Pilihan Sumber Protein
Asupan protein memegang peranan penting dalam memberi sinyal kenyang yang bertahan lama pada sistem pencernaan. Menariknya, sumber protein tidak hanya terbatas pada telur saja.
Untuk menu sehari-hari, bisa mengombinasikan berbagai jenis protein, baik dari kelompok hewani maupun nabati misalnya:
- Protein hewani: Daging sapi, daging ayam, ikan, serta susu atau whey protein.
- Protein nabati: Tahu, tempe, hingga beragam jenis kacang-kacangan.
Variasi ini mempermudah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan protein harian tanpa merasa bosan dengan menu yang itu-itu saja.
Jangan Lupa Asupan Serat Harian
Selain protein, kecukupan asupan serat menjadi pilar penting agar perut tidak gampang keroncongan. Idealnya, tubuh membutuhkan sekitar 25 hingga 30 gram serat per hari.
Lantas, seberapa banyak bentuk fisik 25-30 gram serat tersebut jika ditakar dalam piring makan harian?
Pakar kesehatan memberikan panduan praktis berupa aturan 5 porsi sehari, dan dibagi-bagi antara buah dan sayuran.
"Jadi sehari itu lima porsi ya, tiga porsi sayur, dua porsi buah. Jadi kalau sudah terpenuhi, biasanya kenyangnya akan lebih lama," jelas dr Yaze.
Dengan memadukan sumber protein secara bervariasi dan mencukupi target lima porsi sayur-buah harian, sensasi lapar berlebih dapat teratasi sekaligus membantu menjaga stabilitas energi sepanjang hari.










































