Sebuah kisah inspiratif datang dari seorang pria berusia 43 tahun asal Shantou, Guangdong, China. Pria bernama Chen tersebut mendadak viral di media sosial setelah berhasil memangkas berat badannya hingga 32,5 kg hanya dalam waktu enam bulan.
Kisah Chen bermula saat hasil pemeriksaan kesehatannya (medical check-up) menunjukkan sinyal bahaya. Ia terdiagnosis mengidap perlemakan hati (fatty liver), sementara angka tekanan darah dan gula darahnya meroket di atas batas normal.
Chen tidak mau menjalani diet ekstrem yang menyiksa. Ia pun memilih langkah konsisten dengan merombak menu makan harian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengganti penuh karbohidrat olahan seperti nasi putih dan mi dengan kentang kukus seukuran kepalan tangan saat makan siang dan malam.
"Ini mungkin cara menurunkan berat badan yang paling murah," seloroh Chen, dikutip dari China Press.
Rahasia Mengolah Kentang Agar Tak Bikin Gemuk
Chen menegaskan kunci keberhasilannya bukan sekadar makan kentang, melainkan cara mengolahnya. Ia hanya mengonsumsi kentang yang dikukus, direbus, atau dipanggang tanpa minyak.
Ia menghindari betul proses menggoreng (french fries/potato chips) atau menumis dengan banyak minyak. Pasalnya, sifat kentang yang mudah menyerap minyak justru bisa membuat kalorinya melonjak drastis dan merusak rencana diet.
Selain itu, Chen tidak membiarkan tubuhnya kekurangan nutrisi. Ia tetap memadukan kentang kukus dengan protein berkualitas tinggi seperti telur, daging tanpa lemak, dan ikan, serta porsi sayuran hijau yang cukup.
Untuk sarapan, ia rutin mengonsumsi telur rebus ditemani segelas susu murni atau susu kedelai tanpa gula.
Hasilnya pun berbuah manis karena dalam 3 bulan pertama, Chen berhasil memangkas 20 kg. Setelah konsisten hingga setengah tahun, total berat badannya turun dari 100 kg menjadi di bawah 68 kg.
Tak hanya itu, pemeriksaan medis terbaru menunjukkan tekanan darah dan gula darahnya kembali normal, serta perlemakan hatinya membaik signifikan.
Alasan Medis Kentang Ampuh Pangkas Berat Badan
Secara medis, mengganti nasi putih dengan kentang kukus memang menawarkan sejumlah keunggulan nutrisi yang mendukung penurunan berat badan:
- Kalori lebih rendah: Dalam 100 gram kentang kukus hanya terkandung sekitar 77 kalori, jauh lebih rendah dibanding nasi putih yang mencapai 116 kalori pada bobot yang sama.
- Kaya serat dan pati resisten: Serat tinggi pada kentang memberikan rasa kenyang lebih lama. Selain itu, kentang yang sudah dimasak lalu didinginkan mengandung resistant starch (pati resisten) yang tidak mudah diserap usus halus, sehingga baik untuk pencernaan dan mengontrol gula darah.
- Kaya kalium: Mengandung sekitar 347 mg kalium per 100 gram, kentang membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh sehingga efektif membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Meski demikian, keberhasilan metode ini tetap tergantung pada kontrol kalori harian dan kondisi kesehatan masing-masing individu. Bagi mereka yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes atau gangguan fungsi ginjal, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan secara drastis.
Simak Video "Video: Mau Kulit Glowing? Coba Rajin Olahraga dan Makan Sehat"
[Gambas:Video 20detik] (sao/kna)










































