Cantik dan Tegas, dr Lam Sering Membuat Banyak Pria Dewasa 'Menangis'

Doctor's Life

Cantik dan Tegas, dr Lam Sering Membuat Banyak Pria Dewasa 'Menangis'

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Selasa, 24 Sep 2013 07:13 WIB
Cantik dan Tegas, dr Lam Sering Membuat Banyak Pria Dewasa Menangis
Jakarta - dr Lam Bee Lan (47) dikenal sebagai dokter yang sangat baik hati, namun ia sering membuat banyak pria, khususnya narapidana, ketakutan dan menangis. Bagaimana tidak, dr Lam memiliki tugas khusus di sebuah penjara untuk menghapus tato yang dimiliki oleh sebagian besar narapidana di sana.

Awalnya, dr Lam hanya bertugas sebagai petugas medis di Changi Prison, Singapura. Kondisi penjara memang ia bayangkan sangat menyeramkan dan dipenuhi oleh banyak narapidana jahat. Oleh sebab itu, ia diberi peluit saat melakukan kunjungan pertamanya untuk berjaga-jaga jika ada kondisi darurat. Dalam hal ini, mungkin saja ia tiba-tiba disekap oleh narapidana.

Namun rasa takut tersebut kemudian segera hilang setelah Dr Lam mendengarkan cerita dari beberapa narapidana. Ia merasa para narapidana ini tak seram seperti apa yang ia bayangkan. Beberapa dari mereka bahkan sering memasak makanan untuknya. Mereka juga rajin mengikuti program komputer dan seni yang diadakan oleh relawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengalaman menyenangkan bersama para narapidana ini membuatnya menawarkan diri untuk menyumbangkan keahliannya. Bersama dengan dokter lainnya, dr Lam menawarkan jasa penghapusan tato untuk narapidana pada tahun 2009.

Selain membantu narapidana menghapus tanda keanggotaan geng mereka, Tattoo Removal Programme ini juga bertujuan untuk mendidik mereka tentang apa saja efek negatif menjadi bagian dari sebuah geng dan memberikan mereka dukungan, seperti dikutip dari Today Online, Selasa (24/9/2013).

Program ini dimulai pada Juni 2009 bagi narapidana yang secara sukarela memilih untuk menghapus tato mereka. Penghapusan ini juga menjadi tanda bahwa mereka ingin meninggalkan kehidupannya sebagai anggota geng dan memulai kehidupan baru yang lebih baik.

Mereka yang ingin bergabung di program ini dan ingin menghapus tatonya sering diingatkan oleh dr Lam bahwa prosedurnya akan membutuhkan waktu yang cukup lama, bertahap dan sangat menyakitkan. Menurut dr Lam, menghapus tato jauh lebih menyakitkan daripada saat membuatnya.

"Saya telah melihat orang-orang yang berotot dan tangguh meringis kesakitan, bahkan sampai menangis ketika saya menggunakan laser untuk menghapus tatonya," ujar dr Lam, seperti dilansir Asia One.

Meskipun para narapidana ini harus melakukan prosedur yang menyakitkan, mereka justru sangat bersyukur dengan keberadaan dr Lam di penjara tersebut. dr Lam dianggap banyak membantu untuk sehingga mereka bisa meninggalkan identitas geng masing-masing.

"Saya mengambil bagian dalam program ini karena saya ingin bisa memberikan sesuatu pada mereka dan masyarakat," ujar dr Lam.

Atas pengabdiannya ini, dr Lam menjadi salah satu dari 131 relawan yang mendapatkan pengakuan dari Prison Volunteers Awards Ceremony. Acara yang diselenggarakan oleh Singapore Prison Service ini dibuat untuk memberi penghormatan kepada para relawan yang telah mengabdikan waktunya membantu mantan narapidana kembali ke kehidupan masyarakat.

dr Lam mengatakan untuk menghilangkan tato seukuran telapak tangan pada pasien berkulit putih biasanya membutuhkan 4-6 sesi yang masing-masing berlangsung hingga 10 menit. Dibutuhkan beberapa sesi tambahan untuk mereka yang memiliki kulit berwarna gelap. Berapa banyaknya jumlah sesi yang dibutuhkan juga bergantung pada ukuran tato dan jenis tinta yang digunakan.

"Lebih mudah untuk menghapus tinta berwarna hitam, merah dan hijau. Warna tinta lain seperti jingga, kuning dan turquoise lebih sulit untuk dihapus dan membutuhkan lebih banyak sesi," papar dr Lam.

Mantan anggota geng berusia 30 tahun bernama Zack (bukan nama sebenarnya), mengatakan bahwa program ini merupakan langkah pertamanya untuk meninggalkan kehidupannya sebagai anggota geng yang dikenal jahat.

Sebagai mantan narapidana yang bertato cukup banyak dan dibebaskan dari penjara pada tahun 2007, ia telah menghapus tato terkait keanggotaan gengnya.

(ajg/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads