Selasa, 07 Jun 2016 15:30 WIB

Doctor's Life

24 Tahun Mengabdi, dr Vivi Jatuh Cinta Pada Alam 'Surga' Papua

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: Firdaus Anwar Foto: Firdaus Anwar
Jakarta - Pada tahun 1992 dokter Viviana Maharani Pradoto Koesumo dari Jakarta mendapatkan tugas untuk mengabdi di daerah terpencil. Ia pun menerimanya dan bersiap untuk menjalani sebuah pengalaman yang tak pernah ia duga.

"Saya memang ingin tinggalkan zona nyaman, tadinya saya inginnya ke Kalimantan atau Sulawesi Utara tapi ternyata dapatnya di Irian Jaya. Saya datang tahun 1992 sangat unik. Pertama saya masuk dingin kaya di tempat antah berantah, saya sedih sekali karena enggak ada listrik," kata dr Vivi ketika ditemui detikHealth Senin (6/6/2016).

Saat itu dr Vivi adalah satu-satunya dokter yang bertugas di puskesmas Kelila, Jaya Wijaya, dan beragam rintangan pun harus ia hadapi. Di luar harus menyelesaikan masalah penyakit seperti malaria, tuberkulosis, dan filariasis yang menyerang warga pedalaman, ia juga harus menaklukan medan rintangan alam Papua yang masih liar.

Untuk beberapa orang hal tersebut mungkin sudah cukup untuk membuat kapok, tapi untuk dr Vivi segala tantangan yang ada malah menjadi hal yang menarik baginya untuk dijalani. Ia pun terus mengabdi hingga tak terasa waktu berlalu, setelah 24 tahun kini dirinya telah dikaruniai satu orang anak dan menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Baca juga: dr Yassin dan Cita-cita Menjadi Musisi Profesional

"Kenapa ya bisa lama betah saya juga nggak tahu. Kalau kata teman-teman dokter yang lain saya ini gila tapi ya memang begit lah, kalau ada kegiatan keluar Papua saya nggak betah lama-lama maunya cepat balik aja," kata dr Vivi.

"Ingat saya dulu dikejar-kejar sapi waktu mau imunisasi. Sampai sekarang terekam kenangan dulu itu waktu masih muda unik sekali. Mungkin saya betah karena uniknya itu ya," lanjut dr Vivi.

Bagi dr Vivi kini Papua sudah dianggap sebagai 'tanah surga'. Ia berpandangan apabila seseorang datang dengan niat yang baik dan hati tulus maka alam Papua pun akan berbaik hati dan memperlihatkan keindahannya.

Hal tersebut dr Vivi sampaikan ketika menyambut kedatangan tim Nusantara Sehat, sebuah program dari Kementerian Kesehatan di mana tenaga profesional muda dikirim ke daerah-daerah terpencil untuk mengabdi. Situasi yang mirip seperti dirinya dulu.

"Dibawa enjoy aja jangan stres. Kalau kita baik alam akan baik juga dan masyarakat akan menjaga kita," pungkas dr Vivi.

Baca juga: dr Boy SpU dan 'Kegilaannya' pada Gitar Serta Star Wars (fds/vit)
News Feed