Museum Jenazah Surganya Para Pecinta Anatomi, Jangan Lihat Kalau Takut!

ADVERTISEMENT

Foto Health

Museum Jenazah Surganya Para Pecinta Anatomi, Jangan Lihat Kalau Takut!

Firdaus Anwar - detikHealth
Jumat, 20 Jul 2018 22:26 WIB

Jakarta - Body Worlds adalah museum berisi koleksi jenazah manusia yang sudah diawetkan. Tujuannya untuk memberikan edukasi kesehatan terutama anatomi manusia.

Body Worlds pertama kali didirikan oleh ahli anatomi Jerman Dr Gunther von Hagens. Pada tahun 1977 ia menemukan teknik plastinasi di mana jenazah diawetkan dengan plastik. (Foto: Instagram)
 
Lewat proses plastinasi lemak dan air yang ada digantikan dengan plastik sehingga sifat stuktur jaringan tubuh tidak membusuk. (Foto: Instagram)
 
Menurut Dr Gunther ia ingin pengunjung yang datang ke museum jadi lebih tahu tentang anatomi tubuh manusia dan bagaimana kerjanya. (Foto: Instagram)
 
Semua tubuh yang ditampilkan di museum disebut berasal dari orang-orang yang suka rela setuju jadi donor sebelum meninggal. (Foto: Instagram)
 
"Sangat, sangat penting bagi donor tahu bahwa tujuan museum ini bukan untuk hiburan melainkan ilmu pengetahuan. Saya harus benar-benar sepemahaman dengan mereka yang merelakan tubuhnya dipajang," kata Dr Gunther seperti dikutip dari CNN. (Foto: Instagram)
 
Masing-masing spesimen dipajang menonjolkan aspek tertentu dari tubuh. Contohnya model ini sengaja ingin menunjukkan bagaimana ligamen manusia bekerja. (Foto: Instagram)
 
Pembuluh darah yang ada di wajah manusia. Informasi penting untuk para calon dokter agar tidak salah suntik. (Foto: Instagram)
 
Museum Jenazah Surganya Para Pecinta Anatomi, Jangan Lihat Kalau Takut!
Museum Jenazah Surganya Para Pecinta Anatomi, Jangan Lihat Kalau Takut!
Museum Jenazah Surganya Para Pecinta Anatomi, Jangan Lihat Kalau Takut!
Museum Jenazah Surganya Para Pecinta Anatomi, Jangan Lihat Kalau Takut!
Museum Jenazah Surganya Para Pecinta Anatomi, Jangan Lihat Kalau Takut!
Museum Jenazah Surganya Para Pecinta Anatomi, Jangan Lihat Kalau Takut!
Museum Jenazah Surganya Para Pecinta Anatomi, Jangan Lihat Kalau Takut!

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT