Ini Risiko Pakai Masker di Dagu, Penasaran?

Foto Health

Ini Risiko Pakai Masker di Dagu, Penasaran?

pl - detikHealth
Rabu, 15 Jul 2020 18:00 WIB

Jakarta - Masker menjadi sangat penting di saat pandemi COVID-19 untuk menekan penyebaran virus. Namun pemakaian masker yang tidak benar bisa menyebabkan risiko tertular.

Warga melintas di dekat mural bergambar simbol orang berdoa menggunakan masker yang mewakili umat beragama di Indonesia di kawasan Juanda, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/6/2020). Mural yang dibuat oleh warga itu bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan masker sebagai salah satu  pencegahan dan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.

Di era new normal saat ini, menggunakan masker menjadi suatu kewajiban saat beraktivitas sehari-hari. Hal ini dilakukan untuk mencegah risiko penularan virus Corona. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya  

Warga melintas di dekat mural bergambar simbol orang berdoa menggunakan masker yang mewakili umat beragama di Indonesia di kawasan Juanda, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/6/2020). Mural yang dibuat oleh warga itu bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan masker sebagai salah satu  pencegahan dan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.

Namun, sayangnya masih banyak yang keliru saat menggunakan masker. Contohnya, kebiasaan menurunkan masker ke dagu karena merasa pengap. Kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko tertular virus Corona. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja  

Warga melintas di dekat mural bergambar simbol orang berdoa menggunakan masker yang mewakili umat beragama di Indonesia di kawasan Juanda, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/6/2020). Mural yang dibuat oleh warga itu bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan masker sebagai salah satu  pencegahan dan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.

Anggota tim komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro, mengatakan bahwa penggunaan masker yang benar bisa mengurangi risiko tertular virus Corona hingga lebih dari 50 persen. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha  

Masih banyak orang yang mengabaikan penggunaan masker saat pandemi COVID-19 ini. Seperti yang dilakukan para pecinta burung berkicau ini.

Sementara itu, dokter spesialis anestesiologi dan dosen di Yale School of Medicine, Shan Soe-Lin, mengatakan seseorang butuh waktu untuk membiasakan diri dalam menggunakan masker. Tetapi, ini tidak menjadi alasan untuk menurunkan masker ke dagu, karena risiko terpapar virus Corona akan semakin besar. Ari Saputra/Detikcom  

Kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia masih terus bertambah. Namun, kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan masih rendah.

Peneliti nanoteknologi dari Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Eng Muhamad Nasir, menuturkan bahwa masker yang diturunkan ke dagu ketika dikenakan akan memudahkan virus untuk masuk melalui hidung dan mulut. Rifkianto Nugroho/Detikcom  

Kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia masih terus bertambah. Namun, kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan masih rendah.

Lalu masker yang diturunkan ke dagu akan mengenai bagian leher yang sudah terpapar bakteri atau bahkan virus. Jadi ketika masker kembali digunakan ke mulut dan hidung, kemungkinan tubuh untuk terkontaminasi virus akan lebih besar. Rifkianto Nugroho/Detikcom  

Ini Risiko Pakai Masker di Dagu, Penasaran?
Ini Risiko Pakai Masker di Dagu, Penasaran?
Ini Risiko Pakai Masker di Dagu, Penasaran?
Ini Risiko Pakai Masker di Dagu, Penasaran?
Ini Risiko Pakai Masker di Dagu, Penasaran?
Ini Risiko Pakai Masker di Dagu, Penasaran?
Berita Terkait