Ini Alasan RI 'Di-lockdown' Sejumlah Negara Dunia

Foto Health

Ini Alasan RI 'Di-lockdown' Sejumlah Negara Dunia

pl - detikHealth
Rabu, 09 Sep 2020 17:26 WIB

Jakarta - Larangan warga Indonesia untuk berkunjung ke sejumlah negara terus bertambah, setelah sebelumnya hal tersebut dilakukan oleh negara tetangga, Malaysia.

Larangan warga Indonesia untuk berkunjung ke sejumlah negara terus bertambah, setelah sebelumnya hal tersebut dilakukan oleh negara tetangga, Malaysia.

Larangan berkunjung ke negara Malaysia disampaikan langsung oleh Menteri Pertahanan Malaysia, Ismail Sabri Yaakob. Peraturan tersebut berlaku mulai Senin (7/9/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat  

Larangan warga Indonesia untuk berkunjung ke sejumlah negara terus bertambah, setelah sebelumnya hal tersebut dilakukan oleh negara tetangga, Malaysia.

Negara lainnya yang menerapkan larangan serupa, diantaranya ialah Hungaria, Uni Emirat Arab (UEA), dan Afrika Selatan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar  

Larangan warga Indonesia untuk berkunjung ke sejumlah negara terus bertambah, setelah sebelumnya hal tersebut dilakukan oleh negara tetangga, Malaysia.

Duta Besar Indonesia untuk Hungaria, Abdurachman Hudiono Dimas Wahab, mengatakan larangan tersebut sempat dilonggarkan pada Agustus 2020 dengan syarat pendatang melakukan dua kali tes PCR. Namun, mulai September 2020, larangan tersebut kembali diperketat. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja  

YOGYAKARTA, INDONESIA - MARCH 27:  Villagers spray disinfectant to a motorcyclist as they guard a makeshift barricade blocking the village entrance to prevent the spread of COVID-19 on March 27, 2020 in Yogyakarta, Indonesia. The Indonesia officials has so far confirmed 1.046 cases of the deadly coronavirus in the country with at least 87 recorded fatalities. According to the media and researchers reported the country already has the most deaths in south-east Asia, and estimated that there could be tens of thousands of hidden infections across the country. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)

Terbaru, kabar dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengeluarkan peringatan bagi warganya untuk tidak berkunjung ke Indonesia. Ulet Ifansasti/Getty Images  

Larangan warga Indonesia untuk berkunjung ke sejumlah negara terus bertambah, setelah sebelumnya hal tersebut dilakukan oleh negara tetangga, Malaysia.

Peringatan tersebut berada dalam travel advisory yang menyebut Indonesia mendapat Travel Advisory Level 4, yang artinya tidak boleh sama sekali dikunjungi warga Amerika Serikat. AP Photo/Achmad Ibrahim  

Larangan warga Indonesia untuk berkunjung ke sejumlah negara terus bertambah, setelah sebelumnya hal tersebut dilakukan oleh negara tetangga, Malaysia.

dr Masdalina Pane dari Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) menjelaskan alasan mengapa akhirnya banyak negara yang melarang warga negara mereka mengunjungi Indonesia. Salah satunya dilihat dari grafik kasus Corona, belum menunjukkan penurunan jumlah kasus sama sekali. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas  

Larangan warga Indonesia untuk berkunjung ke sejumlah negara terus bertambah, setelah sebelumnya hal tersebut dilakukan oleh negara tetangga, Malaysia.

Selain itu, Pane menyoroti pengendalian wabah Corona di Indonesia tidak sesuai standar dan sama sekali tidak memenuhi kaidah-kaidah standar dalam epidemiologi. AP Photo/Dita Alangkara  

YOGYAKARTA, INDONESIA - MARCH 27:  Villagers spray disinfectant to a motorcyclist as they guard a makeshift barricade blocking the village entrance to prevent the spread of COVID-19 on March 27, 2020 in Yogyakarta, Indonesia. The Indonesia officials has so far confirmed 1.046 cases of the deadly coronavirus in the country with at least 87 recorded fatalities. According to the media and researchers reported the country already has the most deaths in south-east Asia, and estimated that there could be tens of thousands of hidden infections across the country. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)

Alih-alih menangani kasus Corona sesuai standar, Pane menilai Indonesia terlalu sibuk membandingkan dengan negara lain. Bahkan ia menyoroti kasus Amerika Serikat kini sudah mengalami penurunan. Ulet Ifansasti/Getty Images  

Terhitung sudah 6 bulan sejak pemerintah mengumumkan kasus Corona pertama di Indonesia pada 2 Maret lalu. Kini, Per 2 September angka kasus positif COVID-19 telah mencapai 180 ribuan jiwa. Sejumlah petugas mengubur jenazah COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Rabu (2/9/2020). Menurut petugas akhir-akhir ini aktivitas penguburan meningkat.

Senada dengan Pane, Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Dr dr Tri Yunis Miko Wahyono, MSc mengatakan, larangan masuk dari beberapa negara adalah hal yang wajar. Angka kasus Corona di Indonesia masih terbilang sangat tinggi. Rifkianto Nugroho/detikcom  

Manajemen Masjid Raya Jakarta Islamic Center (JIC) memastikan akan menggelar salat id di tengah pandemi. Protokol kesehatan dipersiapkan dengan ketat.

Tidak hanya karena tingginya jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia, sebagian negara mulai meragukan kemampuan Pemerintah Indonesia mengatasi pandemi Corona. Pradita Utama/detikcom  

Ini Alasan RI Di-lockdown Sejumlah Negara Dunia
Ini Alasan RI Di-lockdown Sejumlah Negara Dunia
Ini Alasan RI Di-lockdown Sejumlah Negara Dunia
Ini Alasan RI Di-lockdown Sejumlah Negara Dunia
Ini Alasan RI Di-lockdown Sejumlah Negara Dunia
Ini Alasan RI Di-lockdown Sejumlah Negara Dunia
Ini Alasan RI Di-lockdown Sejumlah Negara Dunia
Ini Alasan RI Di-lockdown Sejumlah Negara Dunia
Ini Alasan RI Di-lockdown Sejumlah Negara Dunia
Ini Alasan RI Di-lockdown Sejumlah Negara Dunia
Berita Terkait