Vaksin Sinovac Disetujui WHO

Foto Health

Vaksin Sinovac Disetujui WHO

dok. detikcom - detikHealth
Rabu, 02 Jun 2021 11:18 WIB

Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyetujui vaksin Corona Sinovac untuk penggunaan darurat. Sinovac menjadi vaksin China yang kedua yang mendapatkan izin dari WHO

Vaksin COVID-19 kembali didistribusikan untuk vaksinasi tenaga kesehatan di berbagai wilayah RI. Kali ini vaksin itu ditujukan untuk 900 ribu tenaga kesehatan.
Pada Selasa (1/6/2021), Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah menyetujui vaksin Corona Sinovac untuk penggunaan darurat. Sinovac menjadi vaksin besutan China yang kedua yang mendapatkan izin dari WHO. Grandyos Zafna/detikcom.
Vaksin COVID-19 kembali didistribusikan untuk vaksinasi tenaga kesehatan di berbagai wilayah RI. Kali ini vaksin itu ditujukan untuk 900 ribu tenaga kesehatan.
Vaksin Sinovac masuk emergency use listing (EUL). Grandyos Zafna/detikcom.
Vaksin COVID-19 kembali didistribusikan untuk vaksinasi tenaga kesehatan di berbagai wilayah RI. Kali ini vaksin itu ditujukan untuk 900 ribu tenaga kesehatan.
Dengan pemberian izin ini, WHO memberikan negara, penyandang dana, lembaga pengadaan, dan masyarakat kepastian bahwa vaksin tersebut telah memenuhi standar persyaratan internasional terkait keamanan, efikasi, dan manufaktur vaksin. Grandyos Zafna/detikcom.
Vaksin asal China Sinopharm dapat izin WHO, bagaimana dengan Sinovac yang sudah dipakai luas di Indonesia?
Dengan adanya persetujuan ini, membuka jalan untuk sejumlah negara untuk memberikan persetujuan impor bagi vaksin Corona dan mendistribusikannya. Terutama pada negara-negara yang sampai saat ini masih belum memiliki regulator standar internasional sendiri. (BBC World)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers terkait kedatangan vaksin COVID-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (18/4/2021). Sebanyak enam juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac yang dibawa dengan pesawat Garuda Indonesia tersebut, selanjutnya dibawa ke Bio Farma Bandung sebelum didistribusikan ke Kota dan Kabupaten di Indonesia. ANTARA/Muhammad Iqbal/aww.
Hal ini juga membuka jalan agar vaksin Sinovac masuk dalam skema COVAX, yang memang bertujuan untuk memberikan akses dosis vaksin yang adil ke seluruh dunia. ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL.
Ratusan tenaga pendidik menjalani vaksinasi COVID-19 hari ini. Vaksinasi itu dilakukan agar sekolah bisa memulai belajar tatap muka pada tahun ajaran baru.
Kelompok Penasihat Ahli Imunisasi WHO juga telah merekomendasikan vaksin Sinovac untuk digunakan pada usia 18 tahun ke atas. Agung Pambudhy/detikcom.
Ratusan tenaga pendidik menjalani vaksinasi COVID-19 hari ini. Vaksinasi itu dilakukan agar sekolah bisa memulai belajar tatap muka pada tahun ajaran baru.
Vaksin tersebut diberikan sebanyak dua dosis dengan jarak antar suntikan selama 2-4 minggu. Agung Pambudhy/detikcom.
Vaksin Sinovac Disetujui WHO
Vaksin Sinovac Disetujui WHO
Vaksin Sinovac Disetujui WHO
Vaksin Sinovac Disetujui WHO
Vaksin Sinovac Disetujui WHO
Vaksin Sinovac Disetujui WHO
Vaksin Sinovac Disetujui WHO
Berita Terkait