Jakarta - Pasien virus Corona (COVID-19) banyak berdatangan ke RSUD Cengkareng, Jakarta Barat. Pasien bahkan harus menunggu penapisan di lorong.
Foto Health
Gawat! RSUD Cengkareng Penuh
Begini suasana di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, yang penuh.
Kepala Humas RSUD Cengkareng Aris Pribadi saat dihubungi, Selasa (22/6/2021) mengatakan, kapasitas screening (penapisan) terbatas sehingga banyak pasien antre menunggu.
Aris mengatakan kapasitas ruangan di RSUD terbatas. Karena itulah, banyak pasien COVID yang dialihkan menunggu di lorong rumah sakit. Melalui penapisan, petugas medis dapat menentukan penanganan selanjutnya.
RSUD Cengkareng memastikan dengan cermat pasien COVID-19 setelah pemeriksaan antigen. Lanjut dengan PCR serta diperkuat lagi dengan rontgen dan lain-lain.
Selanjutnya ada pertimbangan mengenai berat tidaknya kasus. Membutuhkan isolasi biasa atau perlunya ruangan intensif.
Saat ini, RSUD Cengkareng memprioritaskan perawatan pasien COVID-19 bergejala berat hingga kritis.
Jika screening pasien COVID-19 menunjukkan gejala ringan akan diarahkan ke lokasi isolasi, baik di wisma maupun rumah masing-masing.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI telah menambah RS rujukan Corona menjadi 140. Dia mengatakan, jika tak ada penambahan RS rujukan, kapasitas BOR pasien COVID bisa tembus 100 persen.
Saat ini total ada 140 RS rujukan COVID. 32 di antaranya milik Pemprov DKI.
140 rumah sakit itu ditambah sejak 17 Juni lalu dengan total ada 8.524 tempat tidur dan 1.186 ruang ICU.











































