Kasus Pneumonia di Afghanistan Melonjak, Anak-anak Jadi Korban

ADVERTISEMENT

Foto Health

Kasus Pneumonia di Afghanistan Melonjak, Anak-anak Jadi Korban

Reuters/Ali Khara - detikHealth
Jumat, 06 Jan 2023 16:30 WIB

Afghanistan - Rumah sakit di Afghanistan penuh dengan pasien Pneumonia anak. Anak-anak bermasalah dengan penyakit pernapasan dan paru-paru. Begini kondisinya.

A doctor visits patients in a hospital following an increase in the number of pneumonia cases in Kabul, Afghanistan, December 17, 2022. REUTERS/Ali Khara
Mohammad (2 bulan), mendapat perawatan di unit perawatan intensif sebuah rumah sakit di Kabul, Afghanistan.
A doctor visits patients in a hospital following an increase in the number of pneumonia cases in Kabul, Afghanistan, December 17, 2022. REUTERS/Ali Khara
Rumah sakit di Afghanistan penuh dengan pasien anak yang bermasalah dengan penyakit pernapasan dan paru-paru.
A doctor visits patients in a hospital following an increase in the number of pneumonia cases in Kabul, Afghanistan, December 17, 2022. REUTERS/Ali Khara
Dilansir dari Reuters, data rumah sakit menunjukkan lebih dari 6.700 anak dirawat di bulan November 2022 karena pneumonia, batuk, asma, dan kondisi pernapasan lainnya.
A doctor visits patients in a hospital following an increase in the number of pneumonia cases in Kabul, Afghanistan, December 17, 2022. REUTERS/Ali Khara
Dokter dan pekerja medis mengatakan masalah pernapasan yang diderita ribuan anak tersebut disebabkan oleh flu dan kekurangan gizi.
A doctor visits patients in a hospital following an increase in the number of pneumonia cases in Kabul, Afghanistan, December 17, 2022. REUTERS/Ali Khara
Selain itu polusi udara semakin memburuk akibat warga yang terpaksa membakar sampah dan plastik untuk menghangatkan diri karena tidak mampu membeli batu bara.
A doctor visits patients in a hospital following an increase in the number of pneumonia cases in Kabul, Afghanistan, December 17, 2022. REUTERS/Ali Khara
Para orang tua mengatakan mereka membakar apapun untuk menghangatkan ruangan saat musim dingin. Ternyata hal itu berdampak pada kesehatan anak-anaknya.
A doctor visits patients in a hospital following an increase in the number of pneumonia cases in Kabul, Afghanistan, December 17, 2022. REUTERS/Ali Khara
Krisis kesehatan itu diperkirakan akan semakin memburuk setelah banyak lembaga bantuan kemanusiaan menangguhkan operasinya di Afghanistan karena Taliban melarang mereka memiliki staf perempuan.
Kasus Pneumonia di Afghanistan Melonjak, Anak-anak Jadi Korban
Kasus Pneumonia di Afghanistan Melonjak, Anak-anak Jadi Korban
Kasus Pneumonia di Afghanistan Melonjak, Anak-anak Jadi Korban
Kasus Pneumonia di Afghanistan Melonjak, Anak-anak Jadi Korban
Kasus Pneumonia di Afghanistan Melonjak, Anak-anak Jadi Korban
Kasus Pneumonia di Afghanistan Melonjak, Anak-anak Jadi Korban
Kasus Pneumonia di Afghanistan Melonjak, Anak-anak Jadi Korban

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT