Kamp Pengungsian Hadapi Ancaman Ebola dan Krisis Kepercayaan

Foto Health

Kamp Pengungsian Hadapi Ancaman Ebola dan Krisis Kepercayaan

Tripa Ramadhan - detikHealth
Minggu, 14 Jun 2026 19:10 WIB

Kongo - Wabah Ebola terus menyebar di wilayah timur Kongo di tengah rendahnya kepercayaan warga terhadap petugas kesehatan. Edukasi intensif pun digencarkan.

Dz'na Lipe Jean‑Marie, secretary of the displacement camp, speaks during an Ebola awareness session as humanitarian agencies intensify efforts to contain a new Ebola outbreak involving the Bundibugyo strain, at Kpangba displacement camp where Ebola cases were observed, Djugu territory in Ituri province, Democratic Republic of Congo, June 13, 2026. REUTERS/Gradel Muyisa Mumbere.

Petugas kesehatan memberikan sosialisasi pencegahan Ebola kepada warga di kamp pengungsian di wilayah timur Republik Demokratik Kongo. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di tengah penyebaran wabah. REUTERS/Gradel Muyisa Mumbere

Dz'na Lipe Jean‑Marie, secretary of the displacement camp, speaks during an Ebola awareness session as humanitarian agencies intensify efforts to contain a new Ebola outbreak involving the Bundibugyo strain, at Kpangba displacement camp where Ebola cases were observed, Djugu territory in Ituri province, Democratic Republic of Congo, June 13, 2026. REUTERS/Gradel Muyisa Mumbere.

Warga pengungsi memperhatikan materi edukasi tentang Ebola yang disampaikan petugas kesehatan di kamp Kpangba. Rendahnya kepercayaan terhadap informasi kesehatan menjadi tantangan dalam pengendalian wabah. REUTERS/Gradel Muyisa Mumbere  

Dz'na Lipe Jean‑Marie, secretary of the displacement camp, speaks during an Ebola awareness session as humanitarian agencies intensify efforts to contain a new Ebola outbreak involving the Bundibugyo strain, at Kpangba displacement camp where Ebola cases were observed, Djugu territory in Ituri province, Democratic Republic of Congo, June 13, 2026. REUTERS/Gradel Muyisa Mumbere.

Poster berisi pesan pencegahan Ebola dipasang di area kamp pengungsian yang menampung ribuan warga terdampak konflik. Kepadatan hunian dan sanitasi yang terbatas meningkatkan risiko penularan penyakit. REUTERS/Gradel Muyisa Mumbere  

Dz'na Lipe Jean‑Marie, secretary of the displacement camp, speaks during an Ebola awareness session as humanitarian agencies intensify efforts to contain a new Ebola outbreak involving the Bundibugyo strain, at Kpangba displacement camp where Ebola cases were observed, Djugu territory in Ituri province, Democratic Republic of Congo, June 13, 2026. REUTERS/Gradel Muyisa Mumbere.

Program edukasi dilakukan untuk mendorong deteksi dini dan kepatuhan terhadap langkah pencegahan. REUTERS/Gradel Muyisa Mumbere  

Dz'na Lipe Jean‑Marie, secretary of the displacement camp, speaks during an Ebola awareness session as humanitarian agencies intensify efforts to contain a new Ebola outbreak involving the Bundibugyo strain, at Kpangba displacement camp where Ebola cases were observed, Djugu territory in Ituri province, Democratic Republic of Congo, June 13, 2026. REUTERS/Gradel Muyisa Mumbere.

Suasana kamp pengungsian di wilayah timur Republik Demokratik Kongo yang menjadi salah satu lokasi terdampak wabah Ebola. Otoritas kesehatan terus berupaya menekan penyebaran penyakit melalui pendekatan komunitas. REUTERS/Gradel Muyisa Mumbere  

Kamp Pengungsian Hadapi Ancaman Ebola dan Krisis Kepercayaan
Kamp Pengungsian Hadapi Ancaman Ebola dan Krisis Kepercayaan
Kamp Pengungsian Hadapi Ancaman Ebola dan Krisis Kepercayaan
Kamp Pengungsian Hadapi Ancaman Ebola dan Krisis Kepercayaan
Kamp Pengungsian Hadapi Ancaman Ebola dan Krisis Kepercayaan
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads