Mengonsumsi karbohidrat, sayur dan buah-buahan serta melakukan olahraga yang teratur memang baik demi tercapainya gaya hidup sehat. Namun konsumsi ikan laut pun turut andil dalam tercapainya gaya hidup sehat.
Made Astawan dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB mengatakan ikan laut memiliki kandungan protein, lemak, vitamin, dan mineral. Protein yang terkandung dalam ikan laut memiliki komposisi asam amino yang lengkap dan sesuai kebutuhan tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada penelitian yang menarik, kalau seseorang memakan ikan laut dalam seminggu 2 kali, itu akan mengurangi risiko serangan jantung. Karena ikan laut kan kaya akan omega 3, DHA dan sebagainya. Kalau ikan darat itu kadar omeganya rendah," tutur Made di acara 'Lock-Up for Health & Freshness' di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Kamis (8/7/2010).
Omega 3 juga berfungsi untuk kecerdasan dan perkembangan otak anak pada masa tumbuh dan berkembangnya. Omega 3 ini dapat mencegah beberapa penyakit degenaratif seperti jantung.
Sedangkan ikan laut merupakan sumber vitamin A dan D (terutama bagian hati) yang dapat mencegah kebutaan dan ISPA (infeksi saluran pernapasan atas) dan mengandung mineral seperti zat besi, kalsium dan iodium.
Konsumsi ikan laut di Indonesia sendiri masih rendah, berkisar 19,14 kg per kapita per tahun. Padahal, konsumsi ikan yang dianjurkan adalah sebesar 25,0 kg per kapita per tahun.
Jepang masih menjadi negara pertama yang mengonsumsi ikan tertinggi yaitu sebesar 110 kg, kemudian diikuti Korea Selatan (85 kg) dan Amerika Serikat (80 kg) per kapita per tahun.
(ir/ir)











































