Budaya populer saat ini cenderung mengagung-agungkan hubungan seks dengan waktu yang lama. Akibatnya, muncul persepsi bahwa seks marathon atau hubungan seks yang bertahan dalam waktu lama dianggap sebagai seks yang menyenangkan.
Hasil survei yang dilakukan lembaga riset Society for Sex Threapy and Research, seperti dilansir news-medical.net, Rabu (26/1/2011), mendefinisikan rentang waktu ideal untuk aktivitas seksual, yaitu sebagai berikut:
- 1-2 menit, hubungan seks yang terlalu pendek
- 3-7 menit, hubungan seks yang memadai
- 7-13 menit, hubungan seks yang diinginkan
- 10 menit, hubungan seks yang sempurna
- 10-30, hubungan seks yang terlalu panjang
Waktu tersebut adalah hanya waktu hubungan seks saat terjadi penetrasi organ kelamin. Jadi tidak termasuk aktivitas pemanasan (foreplay) dan pendinginan (afterplay).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Corty, dengan hasil penemuan yang telah dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine ini, diharapkan akan menghilangkan fantasi seks dan mendorong banyak pria dan wanita melakukan hubungan seks dengan waktu yang realistis.
Hasil survei ini juga memiliki implikasi yang besar untuk pengobatan bagi orang dengan masalah seksual.
"Jika ada pasien masalah seksual mengeluh tentang berapa lama hubungan seksual harus berlangsung, data ini dapat membantu pergeseran perhatian pasien tentang gangguan fisik yang bisa dirawat dengan konseling, bukan obat-obatan," kata Corty.
(mer/ir)











































