Studi-studi sebelumnya pernah menunjukkan bahwa magnesium dapat membantu tubuh 'memerangi' segala masalah kesehatan seperti masalah jantung, osteoporosis, stroke, kehilangan memori, dan depresi. Kini diungkapkan asupan ini juga membantu mengatasi diabetes.
Sebuah analisis terbaru dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Human Nutrition & Food Science mengungkap bahwa mencukupi asupan magnesium membantu memerangi diabetes dan kondisi terkait seperti sindrom metabolik, obesitas, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
"Magnesium memengaruhi setiap organ, jaringan dan sel dalam tubuh," kata Carolyn Dean, MD, penulis 'The Magnesium Miracle', seperti dikutip dari News Max Health, Jumat (17/4/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Studi: Tiap Satu Jam Tonton TV, Risiko Diabetes Bisa Bertambah Tiga Persen
"Analisis kami menemukan bahwa cukup asupan magnesium dari makanan atau tambahan suplemen dikaitkan dengan efek positif terkait diabetes," ungkap pemimpin peneliti Yanni Papanikolaou, dari Nutrition Research, Nutritional Strategies Inc.
Magnesium membantu dalam lebih dari 300 reaksi metabolisme, membantu kesehatan tulang, serta fungsi saraf dan otot. Magnesium juga membantu mengubah makanan menjadi energi sel. Sumber magnesium termasuk buah-buahan, sayuran berdaun hijau, biji-bijian, kacang-kacangan, dan produk olahan susu.
Magnesium ditemukan pada tubuh di dalam otot, tulang, darah, dan jaringan. Asupan ini juga terlibat dalam pengaturan tekanan darah, aktivitas jantung, produksi energi, fungsi sistem saraf, metabolisme, pertumbuhan sel, kepadatan tulang, sintesis lemak dan protein, kekuatan otot dan metabolisme.
Selain dapat diperoleh dari suplemen, magnesium juga terdapat di dalam berbagai makanan sehat seperti bayam, ikan, yoghurt, gandum, beras merah, kacang-kacangan, tahu, dan kacang kedelai.
(ajg/up)











































