Mimisan biasanya disebabkan oleh pecahnya membran tipis yang membatasi bagian lubang hidung (nostril). Darah yang keluar dari hidung akan berhenti jika sudah menggumpal.
Jika mimisan jarang terjadi atau hanya sekali pada anak-anak, maka itu merupakan hal yang normal. Namun, jika anak merasa tersiksa dan sering kali mimisan sebaiknya segera periksakan ke dokter apa penyebab pastinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umumnya penyebab normal terjadinya mimisan akibat adanya pukulan atau benturan pada hidung. Mengorek atau mengeluarkan cairan hidung terlalu keras juga bisa menjadi pemicu timbulnya mimisan. Beberapa anak ada yang mengalami mimisan bukan karena hal itu, tapi seperti kondisi sekitar yang panas atau lembab juga bisa menyebabkan mimisan, seperti dikutip dari Parenting, Jumat (28/8/2009).
Untuk mengatasi mimisan, posisi yang ideal adalah dengan mendudukkannya dan condong ke depan. Posisi ini akan membuat darah keluar dari hidung, dan orang tua dapat melihat kapan darah tersebut berhenti keluar. Jika darah sudah berhenti, cubit bagian lubang hidung dengan lembut dan hati-hati sehingga tidak menimbulkan tekanan yang besar. Ini untuk membendung aliran darah yang biasanya berupa gumpalan. Jangan pernah memposisikan anak condong ke belakang, karena bisa menyebabkan darah masuk ke tenggorokan.
Selain itu, usahakan membuat anak setenang mungkin, karena anak akan merasa takut dan khawatir dengan melihat darahnya sendiri. Cobalah untuk menyakinkan sang anak bahwa tidak akan terjadi apa-apa.
Biasanya masalah yang sering terjadi adalah, anak-anak terlalu kaget (shock). Cara yang terbaik bagi anak adalah untuk beristirahat atau diam beberapa saat setelah mimisan. Hal yang terpenting adalah jangan menyentuh atau mengusap-usap hidung untuk sementara waktu.
Jika mimisan terjadi dalam waktu yang lama misalnya hingga 20 menit, atau darah yang keluar terlalu encer atau terlalu kental segera periksakan ke dokter agar bisa ditangani dengan baik.
Jadi, jika anak Anda mimisan perhatikan apakah masuk ke tipe pertama atau kedua dan dilihat apakah harus ditangani dengan serius oleh dokter. Karena mimisan bisa berbahaya jika sering terjadi dan darah yang keluar masuk ke tenggorokan.












































