Pil hormon itu bisa menggantikan jamu-jamuan yang biasa diminum wanita jika sedang mengalami masalah menstruasi. Dalam Practice Bulletin yang dibuat oleh American College of Obstetricians and Gynaecologists disebutkan bahwa kombinasi hormon estrogen dan progesteron yang terdapat dalam pil kontrasepsi bisa mencegah kista, kanker rahim dan usus besar.
Manfaat lainnya adalah mencegah migrain saat menstruasi, mengatasi sakit panggul karena ada endometriosis dan pendarahan akibat gangguan rahim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Red dan rekannya telah mengadakan uji coba dan membandingkan antara pil kontrasepsi dengan pil non kontrasepsi untuk melihat perbedaan efeknya dalam mengatasi kondisi selama menstruasi.
Hasilnya, terbukti pil kontrasepsi bisa mengatasi masalah-masalah seperti periode datang bulan yang tidak rutin, mengurangi rasa sakit pra atau pada saat menstruasi, dan menghindari datang bulan pada waktu-waktu yang tidak diinginkan seperti pada saat perjalanan jauh, liburan atau bulan madu.
Meski tidak tertulis manfaat kesehatan pada label pil kontrasepsi, namun peneliti meyakinkan hal itu memang ada. Untuk lebih aman sebaiknya mintalah saran dokter ginekolog jika ingin mencoba pil kontrasepsi untuk mengatasi masalah menstruasi.
(fah/ir)











































