Padahal bank ASI ini sangat menolong para ibu seperti di wilayah Denver Colorado yang tidak bisa memproduksi ASI atau mengalami masektomi (pengangkatan payudara).
Bank ASI yang biasa mengirimkan ASI pada bayi-bayi prematur dan sakit mengaku kehabisan stok semenjak merebaknya berbagai jenis kasus flu di AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keadaan itu merupakan kondisi paling parah sejak dibangunnya bank ASI tersebut 25 tahun lalu. Bank yang biasanya menerima donor ASI dari 100 orang ibu, kini hanya memiliki 50-60 donatur ASI.
Seorang wanita yang ingin mendonorkan ASI pada bank mengaku tidak bisa melakukan hal itu lagi karena dirinya, suaminya atau anaknya sedang flu atau baru mendapat vaksin flu babi. Wanita yang divaksin harus menunggu minimal 3 bulan sebelum mendonorkan ASI-nya ke rumah sakit.
Alasan lain yang membuat ketersediaan ASI semakin menipis di tempat-tempat bank ASI adalah karena animo dan minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap ASI sehingga antara ketersediaan dan kebutuhan ASI me4njadi tidak terpenuhi.
Para ibu yang tidak bisa memberikan air susu mengandalkan bank ASI untuk mengobati atau sekedar menambah imunitas bayinya agar terhindar dari infeksi atau penyakit.
Wanita yang mengalami kanker payudara atau pengangkatan payudara (masektomi) pun menganggap kehadiran bank ASI sebagai penolong karena ketimbang menggunakan susu formula, mereka lebih percaya pada keunggulan ASI.
Lisa Crane adalah salah satu pendonor ASI untuk Mother's Milk Bank. Ia ditawari oleh bank ASI sebagai pendonor karena produksi ASI-nya yang melimpah.
Meski memompa payudara untuk mengeluarkan ASI bukan kebiasaannya, namun kini hal itu harus ia lakukan rutin tiap hari.
"Hal yang paling memotivasi saya untuk menjadi pendonor ASI adalah mengetahui bahwa bayi yang mendapatkan ASI dari saya menjadi sehat. Kandungan serta jumlah lemak, protein, sodium, dan nutrisi lainnya dalam ASI memang yang paling sempurna," kata Crane seperti dilansir Denverpost, Jumat (15/1/2010).
Asal tahu saja, wanita yang mendonorkan ASI-nya ke bank ASI tidak dibayar dan tidak mendapat imbalan apapun. Mereka yang mau memberikan ASI hanya mereka yang berjiwa sosial.
(fah/ir)










































