Diet Sukses Karena si Buah Hati

Diet Sukses Karena si Buah Hati

- detikHealth
Kamis, 25 Feb 2010 17:26 WIB
Diet Sukses Karena si Buah Hati
Jakarta - Sebelum diet, Billie Dee Cradit bisa menghabiskan 5.000 kalori per hari, mengonsumsi makanan siap saji dan menghabiskan 6 botol soft drink per hari yang membuat badannya super bulat menjadi 138 kg.

Karena merasa tidak menjadi contoh yang baik untuk anak-anaknya, Billie akhirnya melakukan program diet. Dalam setahun berat badannya berkurang 45 kg dan setahun lebih kemudian beratnya tinggal menjadi 78 kg.

Perempuan berusia 39 tahun itu mengaku dulunya mengonsumsi segalanya dan baginya semua makanan itu berarti. Tapi kini dia berhasil menurunkan berat badannya, karena merasa tidak menjadi contoh yang baik untuk anak-anaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dulu saya berpikir saya membutuhkan sesuatu sebagai bahan bakar untuk tubuh dan pikiran. Tapi ketika sesuatu dianggap berarti untuk saya, justru hal tersebut dapat membahayakan orang lain," ujar Billie, seperti dikutip dari MSNBC, Kamis (25/2/2010).

Hal yang paling penting adalah dirinya menyadari dampak negatif dari pola hidup yang dijalani terhadap anak-anaknya. Bukan saja menjadi contoh yang buruk, tapi juga tidak bisa terlibat banyak dalam aktivitas anaknya seperti tak kuat untuk berlari atau bermain terlalu lama dengan anak-anaknya.

Kejadian yang paling diingat Billie adalah ketika dirinya menonton suaminya bermain dengan anak-anak dan salah satu anaknya meminta Billie bermain bersama. Billie hanya mampu melempar beberapa bola dan sudah merasa kelelahan.

"Semua orang bisa berlarian dan bersenang-senang, tapi saya hanya bisa duduk melihatnya dan tersenyum. Padahal saya ingin sekali bergabung dengan mereka," ujar Billie.

Saat itulah Billie menyadari bahwa secara emosional dirinya merasa bahagia di luar tapi tidak di dalam hatinya. Dulu dirinya tidak menyadari nilai dari suatu makanan hingga memutuskan untuk melakukan program penurunan berat badan. Billie menyadari bahwa dirinya membutuhkan gaya hidup yang lebih sehat.

"Saya sadar bahwa hidupku adalah anak-anakku, saya pikir saya hidup dan bernapas untuk mereka. Karena itu saya harus melakukan sesuatu untuk diri saya sendiri dan bagi anak-anak," tambahnya.

Akhirnya Billie memulai proses penurunan berat badan dengan bergabung dalam "Eat to Live", program ini mengajarkan peserta bagaimana cara menyiapkan makanan yang baik dan apa saja yang harus dimakan. Selain itu diperlukan juga dukungan emosional dari keluarganya.

Secara bertahap Billie mulai menukar makanan cepat sajinya dengan alternatif makanan bergizi seperti buah dan roti panggang untuk sarapan, dada ayam dan salad untuk makan siang serta kalkun dan kacang hijau untuk makan malam.

"Pada dasarnya saya mencoba untuk membuat pilihan sehat, seperti berolahraga, naik sepeda, jalan kaki, aerobik dan digabung dengan pola makan yang sehat. Selain itu saya juga mencoba untuk berolahraga bersama anak-anak, sehingga saya tidak merasa kehilangan waktu bersamanya dan bisa menjadi contoh yang baik untuk mereka. Tapi hal yang paling sulit adalah berhenti minum soft drink," ungkap Billie.

Kini Billie merasa jauh lebih bahagia dan lebih sehat dengan energi baru yang didapatnya. "Saya menjadi lebih dekat dengan anak-anak karena saya bisa terlibat lebih aktif dalam kehidupan mereka serta bisa mengontrol kesehatan diri saya dan keluarga," ujarnya.

(ver/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads