Susu Sapi Bayi Lebih Asin Karena Kandungan Garamnya Tinggi

Susu Sapi Bayi Lebih Asin Karena Kandungan Garamnya Tinggi

- detikHealth
Selasa, 02 Agu 2011 11:02 WIB
Susu Sapi Bayi Lebih Asin Karena Kandungan Garamnya Tinggi
Jakarta - Beberapa orangtua kadang memberikan susu sapi untuk bayinya. Tapi ahli gizi memperingatkan bahwa susu sapi terlalu asin untuk bayi berusia di bawah 1 tahun, karena kandungan garamnya lebih tinggi dibanding ASI.

Peneliti yang melakukan studi tersebut mengungkapkan bahwa susu sapi 4 kali lebih asin dibandingkan dengan ASI (Air Susu Ibu). Jika susu sapi ini diberikan pada bayi yang belum mencapai usia 1 tahun, maka ia cenderung memiliki pola makan yang tinggi garam.

Hasil studi ini dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition dengan melibatkan hampir 1.200 bayi yang berusia 8 bulan pada tahun 1991-1992. Dr Pauline Emmet dan Vicky Cribb, ahli gizi dari Bristol University menemukan 7 dari 10 bayi memiliki kadar garam yang tinggi dalam pola makannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peneliti mendapatkan susu sapi mengandung 55 mg garam per 100 ml susu, kondisi ini hampir 4 kali lipat dibanding kandungan garam dalam ASI yang hanya 15 mg/100 ml susu. Sedangkan konsentrasi garam yang terdapat dalam susu formula bervariasi antara 15-30 mg/100 ml susu.

Jika bayi mengonsumsi 700 ml susu sapi, maka ia mendapatkan asupan garam sebesar 385 mg. Hal ini hampir setengah dari asupan maksimum yang disarankan untuk bayi berusia 1 tahun yaitu sebesar 1 gram.

"Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi garam perlu dikurangi secara substantial pada anak-anak kelompok usia ini. Bayi membutuhkan makanan khusus yang dibuat tanpa mengandung garam," ujar peneliti, seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (2/8/2011).

Para peneliti memberikan nasihat bagi semua orangtua atau pengasuh untuk tidak menggunakan susu sapi sebagai minuman utama sebelum bayi berusia 1 tahun. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah orangtua sebaiknya tidak memberikan makanan olahan sebagai makanan pendamping ASI (MP-ASI), tapi sebaiknya membuat makanan sendiri untuk bayi.

Jika orangtua memberikan bayi terlalu banyak garam dalam makanannya, maka ia akan cenderung memiliki dorongan keinginan rasa yang kuat seumur hidupnya sehingga memicu konsumsi garam berlebih. Hal ini bisa menyebabkan masalah kesehatan, pada anak kecil konsumsi garam berlebih bisa merusak ginjal serta meningkatkan tekanan darah.


(ver/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads