Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 yang dilakukan Kementerian Kesehatan, 93 persen anak-anak di Indonesia kurang asupan sayur dan buah-buahan dalam menu makanan mereka. Padahal menurut dokter, sayur dan buah-buahan merupakan komponen penting bagi pemenuhan gizi anak.
"Sayur dan buah itu adalah komponen penting bagi pemenuhan kebutuhan gizi. Tapi nyatanya, data malah menunjukkan bahwa jumlah anak yang kurang dalam mengonsumsi sayur dan buah, sangatlah tinggi," ujar Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia pada perbincangan dengan detikHealth beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Ajak si kecil belanja
Anda dapat mengajak si kecil untuk ikut belanja kebutuhan makanan ke supermarket atau pasar. Namun tegaskan kepada si kecil bahwa Anda hanya akan membeli buah atau sayur. Lalu biarkan anak memilih sendiri buah dan sayur yang ingin dia makan. Jangan lupa untuk menjelaskan masing-masing manfaat yang didapat dari buah dan sayur tersebut.
2. Buat tabel sayur dan buah
Untuk menambah semangat anak makan sayur dan buah, Anda dapat membuat tabel sayur dan buah yang dimakan anak selama satu minggu. Beri anak target, misalkan memakan 3 buah-buahan dan 4 sayuran dalam seminggu. Jika anak berhasil, Anda dapat memberikan hadiah kepada anak.
3. Bedakan antar jajanan dan camilan
Anak tentunya tak lepas dari godaan jajanan tidak sehat yang ditemuinya di pinggir jalan. Nah, untuk menyiasati hal tersebut, Anda harus bisa membedakan mana jajanan dan mana camilan untuk Anak. Anda dapat membelikan satu jajanan apapun yang ia inginkan di akhir minggu. Namun untuk camilan, Anda dapat menyiapkan potongan buah atau makanan sehat lainnya.
4. Ajak anak membantu Anda memasak
Cara lain untuk mengenalkan makanan sehat pada anak adalah dengan mengajaknya memasak di dapur. Namun jauhkan anak dari benda-benda berbahaya seperti pisau atau kompor. Hal bisa anak lakukan misalnya membantu mengambilkan bahan yang Anda butuhkan. Selain menyenangkan, Anda dapat mengajarkan anak tentang kegunaan benda-benda di dapur.
5. Buatlah kebun kecil
Jika Anda mempunyai lahan yang cukup luas di rumah, Anda dapat membuat kebun kecil. Tanaman yang bisa Anda tanam antara cabai, kentang atau singkong. Jika tidak punya lahan, ajaklah anak jalan-jalan ke perkebunan atau ladang dimana dia bisa melihat bagaimana sayuran dan buah-buahan tumbuh.
6. Ajak anak bermain jika makan di luar
Tak salah memang jika Anda mengajak anak makan di luar satu atau dua minggu sekali. Namun yang harus diingat adalah bagaimana Anda memanfaatkan waktu tersebut untuk tetap mengenalkan makanan sehat pada anak. Anda bisa bertanya tentang apa saja yang sudah dipelajari anak tentang makanan atau minuman yang akan dimakannya.
(vta/vta)











































