Panduan Praktis Kembalikan Berat Badan Seperti Semula Usai Melahirkan

Panduan Praktis Kembalikan Berat Badan Seperti Semula Usai Melahirkan

- detikHealth
Rabu, 07 Mei 2014 17:01 WIB
Panduan Praktis Kembalikan Berat Badan Seperti Semula Usai Melahirkan
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Ingin mengembalikan tubuh seperti sedia kali bisa jadi cita-cita kebanyakan para ibu setelah melahirkan buah hatinya. Untuk mencapai tujuan ini, terkadang ada ibu yang bingung bagaimana menurunkan bobotnya padahal sedang menyusui bayi.

Ada beberapa ibu yang nekat menjalani diet detox untuk mengurangi racun di dalam tubuh yakni dengan menghindari atau mengurangi gula, gorengan, makanan olahan, makanan bergluten serta susu dan sebaliknya memperbanyak konsumsi sayur, buah, dan makanan lain yang mengandung antioksidan atau senyawa anti peradangan.

"Dalam kondisi menyusui, diet detox sangat tidak disarankan karena tinggi kemungkinan kurang gizi untuk ibu dan anak. Kebutuhan gizi ibu menyusui sama dengan ibu hamil trimester ketiga," tegas ahli gizi Leona Victoria Djajadi MND kepada detikHealth, Rabu (7/5/2014).

Ditekankan Victoria, jika bobot ibu bertambah dalam waktu sembilan atau sepuluh bulan, maka butuh waktu yang sama untuk mengembalikan berat badannya. Nah, untuk membantu mengembalikan bobot tubuh seperti sebelum hamil, Victoria memberikan beberapa tips berikut ini:

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)

1. Tetap menyusui

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Victoria menyarankan terus berikan ASI, terutama ASI eksklusif selama enam bulan pada anak. Bahkan ketika di kantor, ibu disarankan untuk tetap memerah ASI-nya.

"Karena produksi ASI membutuhkan banyak kalori, sehingga bisa menyusutkan lemak ekstra di tubuh," ujar Victoria.

1. Tetap menyusui

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Victoria menyarankan terus berikan ASI, terutama ASI eksklusif selama enam bulan pada anak. Bahkan ketika di kantor, ibu disarankan untuk tetap memerah ASI-nya.

"Karena produksi ASI membutuhkan banyak kalori, sehingga bisa menyusutkan lemak ekstra di tubuh," ujar Victoria.

2. Manfaatkan pekerjaan

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Ketika ibu sudah kembali bekerja, kantor punbisa dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan misalnya naik turun menggunakan tangga, parkir lebih jauh dari pintu masuk, dan sering-sering meregangkan tubuh. Makin banyak gerakan yang dilakukan, maka ekstra kalori yang terbuang pun makin besar.

2. Manfaatkan pekerjaan

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Ketika ibu sudah kembali bekerja, kantor punbisa dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan misalnya naik turun menggunakan tangga, parkir lebih jauh dari pintu masuk, dan sering-sering meregangkan tubuh. Makin banyak gerakan yang dilakukan, maka ekstra kalori yang terbuang pun makin besar.

3. Pilih makanan yang bergizi

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Anda bisa memilih makanan yang sangat penting untuk ibu menyusui dan pastinya rendah lemak. Victoria mengingatkan hindari makanan yang digoreng serta mengandung santan maupun krim dan keju.

3. Pilih makanan yang bergizi

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Anda bisa memilih makanan yang sangat penting untuk ibu menyusui dan pastinya rendah lemak. Victoria mengingatkan hindari makanan yang digoreng serta mengandung santan maupun krim dan keju.

4. Ajak main si kecil

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Saat di rumah, Anda bisa mengajak buah hati bermain di luar rumah dengan melakukan berbagai kegiatan yang bisa membakar kalori seperti naik sepeda, berenang, atau bermain layang-layang.

"Kalau di dalam rumah bisa main kejar-kejaran dan gendong-gendongan, selain menyenangkan juga bisa membakar kalori," kata Victoria.

4. Ajak main si kecil

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Saat di rumah, Anda bisa mengajak buah hati bermain di luar rumah dengan melakukan berbagai kegiatan yang bisa membakar kalori seperti naik sepeda, berenang, atau bermain layang-layang.

"Kalau di dalam rumah bisa main kejar-kejaran dan gendong-gendongan, selain menyenangkan juga bisa membakar kalori," kata Victoria.

5. Pilih cemilan sehat

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
"Saat di kantor, kalau perlu bawa dari rumah, pilihannya bisa buah segar danjangan dijadikan jus, wholegrain sandwich dengan isi selai kacang atau telur dan sayur, keju low fat yang dipadukan dengan pisang, dan segelas susu atau yoghurt non-fat," tutur Victoria.

5. Pilih cemilan sehat

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
"Saat di kantor, kalau perlu bawa dari rumah, pilihannya bisa buah segar danjangan dijadikan jus, wholegrain sandwich dengan isi selai kacang atau telur dan sayur, keju low fat yang dipadukan dengan pisang, dan segelas susu atau yoghurt non-fat," tutur Victoria.
Halaman 2 dari 12
Victoria menyarankan terus berikan ASI, terutama ASI eksklusif selama enam bulan pada anak. Bahkan ketika di kantor, ibu disarankan untuk tetap memerah ASI-nya.

"Karena produksi ASI membutuhkan banyak kalori, sehingga bisa menyusutkan lemak ekstra di tubuh," ujar Victoria.

Victoria menyarankan terus berikan ASI, terutama ASI eksklusif selama enam bulan pada anak. Bahkan ketika di kantor, ibu disarankan untuk tetap memerah ASI-nya.

"Karena produksi ASI membutuhkan banyak kalori, sehingga bisa menyusutkan lemak ekstra di tubuh," ujar Victoria.

Ketika ibu sudah kembali bekerja, kantor punbisa dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan misalnya naik turun menggunakan tangga, parkir lebih jauh dari pintu masuk, dan sering-sering meregangkan tubuh. Makin banyak gerakan yang dilakukan, maka ekstra kalori yang terbuang pun makin besar.

Ketika ibu sudah kembali bekerja, kantor punbisa dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan misalnya naik turun menggunakan tangga, parkir lebih jauh dari pintu masuk, dan sering-sering meregangkan tubuh. Makin banyak gerakan yang dilakukan, maka ekstra kalori yang terbuang pun makin besar.

Anda bisa memilih makanan yang sangat penting untuk ibu menyusui dan pastinya rendah lemak. Victoria mengingatkan hindari makanan yang digoreng serta mengandung santan maupun krim dan keju.

Anda bisa memilih makanan yang sangat penting untuk ibu menyusui dan pastinya rendah lemak. Victoria mengingatkan hindari makanan yang digoreng serta mengandung santan maupun krim dan keju.

Saat di rumah, Anda bisa mengajak buah hati bermain di luar rumah dengan melakukan berbagai kegiatan yang bisa membakar kalori seperti naik sepeda, berenang, atau bermain layang-layang.

"Kalau di dalam rumah bisa main kejar-kejaran dan gendong-gendongan, selain menyenangkan juga bisa membakar kalori," kata Victoria.

Saat di rumah, Anda bisa mengajak buah hati bermain di luar rumah dengan melakukan berbagai kegiatan yang bisa membakar kalori seperti naik sepeda, berenang, atau bermain layang-layang.

"Kalau di dalam rumah bisa main kejar-kejaran dan gendong-gendongan, selain menyenangkan juga bisa membakar kalori," kata Victoria.

"Saat di kantor, kalau perlu bawa dari rumah, pilihannya bisa buah segar danjangan dijadikan jus, wholegrain sandwich dengan isi selai kacang atau telur dan sayur, keju low fat yang dipadukan dengan pisang, dan segelas susu atau yoghurt non-fat," tutur Victoria.

"Saat di kantor, kalau perlu bawa dari rumah, pilihannya bisa buah segar danjangan dijadikan jus, wholegrain sandwich dengan isi selai kacang atau telur dan sayur, keju low fat yang dipadukan dengan pisang, dan segelas susu atau yoghurt non-fat," tutur Victoria.

(rdn/vit)

Berita Terkait