Dr Bill Hesselmar, peneliti senior dari University of Gothenburg melakukan penelitian kepada 1.000 anak-anak dan orang tua yang tinggal di kawasan Gothenburg. Dr Hesselmar meneliti bagaimana keluarga tersebut melakukan pekerjaan rumah mereka sehari-hari dan menghubungkannya dengan alergi yang diidap anak.
Beberapa kriteria yang dilihat adalah antara lain, makanan, konsumsi makanan fermentasi dan bagaimana cara mencuci piring di rumah. Seperti yang sudah diduga, orang tua yang mencuci piring dengan tangan memiliki risiko 50 persen lebih rendah mempunyai anak yang alergi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebabnya memang tak disebutkan secara jelas. Namun Dr Hesselmar menduga bahwa orang tua yang menyajikan makanan fermentasi di rumah membuat anak mereka mendapat asupan bakteri baik bagi tubuh. Hal yang sama juga berlaku bagi orang tua mencuci piring dengan tangan daripada menggunakan mesin pencuci.
"Penelitian yang saya lakukan memang tidak memberikan bukti yang mengejutkan. Namun saya rasa ini mendukung pernyataan yang mengatakan bahwa semakin higienis lingkungan rumah, semakin rentan anak mengidap alergi," tuturnya.
Sebelumnya, Profesor Graham Rook dari University College London pernah melakukan penelitian serupa. Ia menyebut manusia zaman modern lebih lemah karena hidup terlalu bersih. Bahkan ia juga menyebut bakteri sebagai 'teman lama' manusia, dan tidak diragukan lagi mempunyai peran penting bagi kesehatan.
"Manusia adalah anggota ekosistem dan kenyataan kita sangat bergantung pada mikrooganisme ini mungkin adalah temuan penting untuk bidang obat-obatan dalam ratusan tahun terakhir," kata Rook seperti dikutip dari BBC, Selasa (24/2/2015).
Kesimpulannya, meskipun masih bisa diperdebatkan cara untuk mengurangi alergi pada manusia kini adalah dengan membiarkan anak bermain di luar. Dengan anak bermain di luar tubuhnya dapat membentuk imun tubuh yang lebih baik. Lebih lanjut banyak bukti menunjukkan menghirup udara segar baik untuk kesehatan.
Baca juga: Pemanasan Global Bikin Penderita Alergi Serbuk Sakit Lebih Lama
(mrs/up)











































