Kesal karena iPhone Dirampas, Remaja Ini Coba Racuni Ibunya

Kesal karena iPhone Dirampas, Remaja Ini Coba Racuni Ibunya

- detikHealth
Selasa, 24 Mar 2015 13:47 WIB
Kesal karena iPhone Dirampas, Remaja Ini Coba Racuni Ibunya
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Colorado -

Karena ingin selalu eksis, anak-anak zaman sekarang seperti tak bisa dilepaskan dari ponsel, gadget lain dan juga media sosial. Bahkan mungkin ketiga hal itu dirasa lebih penting dari makan, tidur, apalagi belajar.

Tak heran bila kemudian muncul kasus seperti yang terjadi di Amerika ini. Baru-baru ini Boulder County Sheriff, Colorado menahan seorang remaja yang diduga melakukan percobaan pembunuhan kepada sang ibu hanya karena iPhone-nya dirampas.

Dari keterangan polisi diketahui, pada percobaan pertama yang berlangsung tanggal 2 Maret lalu, remaja asal Colorado itu diduga sengaja membuatkan sang ibu smoothie untuk sarapan, namun smoothie itu telah dicampur dengan cairan pemutih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Anak Ngambek dan Nekat Saat Kemauan Tak Dituruti? Begini Mencegahnya

"Untungnya si ibu menyadari ada bau pemutih dari minumannya. Tapi waktu itu ia berpikir mungkin si anak kurang bersih mencuci gelasnya sehingga sebagian cairan pemutih masih menempel di gelas tersebut," ungkap komandan Boulder County Sheriff, Heidi Prentup seperti dikutip dari Mirror, Selasa (24/3/2015).

Tapi ia tetap meminum smoothie tersebut, dan mulai merasa tak enak badan. Ia kemudian sempat dirawat di rumah sakit setempat.

Setelah pulang ke rumah, empat hari kemudian, ibu tersebut lagi-lagi mencium bau cairan pemutih di dalam botol air yang ia simpan di kamar tidurnya. Saat itu juga ia langsung mencurigai ada yang tak beres dan menanyai putrinya terkait hal itu.

"Ketika ditanya, putrinya mengakui bahwa ia sengaja melakukan percobaan itu karena beberapa hari sebelumnya iPhone miliknya dirampas oleh sang ibu," tambah Heidi.

Sang ibu yang dirahasiakan identitasnya itu pun melaporkan anaknya yang baru berumur 12 tahun itu ke polisi. Oleh pihak berwajib, sang anak ditahan karena tuduhan melakukan percobaan pembunuhan sebanyak dua kali.

"Saya kira ini reaksi yang berlebihan ketika ponsel Anda dirampas, tapi ini juga merefleksikan betapa anak-anak dan remaja kita saat ini begitu bergantung kepadanya, sehingga mereka tak keberatan melakukan hal ekstrem seperti itu," keluh Heidi.

Baca juga: Akibat Gadget: Anak Tumbuh Besar Tetapi Tidak Dewasa




(lil/vta)

Berita Terkait