Yang Perlu Orang Tua Ketahui Sebelum Membanjiri Anak dengan Mainan

Yang Perlu Orang Tua Ketahui Sebelum Membanjiri Anak dengan Mainan

Nurvita Indarini - detikHealth
Rabu, 01 Jul 2015 11:18 WIB
Yang Perlu Orang Tua Ketahui Sebelum Membanjiri Anak dengan Mainan
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Dunia anak adalah dunia bermain. Namun bukan berarti orang tua lantas membanjiri anak dengan aneka mainan. Jika Anda berniat membelikan mainan untuk anak, sebaiknya ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan.

"Kadang anaknya masih bayi sudah dibelikan mobil remote control. Itu biasanya modus ayahnya biar diizinkan istri beli mainan itu. Tapi jika sejak kecil sudah dibiasakan dibelikan banyak mainanan apapun, nanti akan terbentuk jiwa konsumtif," ujar psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, dari RaQQi Consulting dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (1/7/2015).

Jiwa konsumtif antara lain terlihat saat anak merasa harus membeli mainan meskipun semua jenis mainan yang ada di toko sudah dimilikinya. Jadi anak tidak akan beranjak dan keluar dari toko jika belum membeli mainan. Padahal mungkin mainan yang dibeli hanya beda warna dengan mainan yang sudah dimilikinya di rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Guru Lelang Mainan Koleksi Demi Bocah Tak Dikenal yang Sakit Kronis

"Kalau kecilnya sudah konsumtif, maka besarnya nanti akan selalu shopping. Sebaiknya orang tua perlu membuat anak menjaga apa yang dia miliki. Misalnya saat anak minta beli mainan, perlu ditanya kenapa dia mau beli lagi. Jika dia mau beli mainan seri terbaru, maka ajarkan untuk memberikan mainan lamanya pada orang lain," tutur Ratih.

Dengan memberikan mainan lamanya pada orang lain, maka anak akan belajar berbagi. Perlu juga memberikan jadwal membeli mainan pada anak, misalnya dua bulan sekali dengan batas harga maksimal Rp 50 ribu. Nah, jika anak minta mainan dengan harga Rp 400 ribu, maka dia harus sabar menunggu hingga delapan bulan lagi.

"Dari mainan saja, anak bisa memberikan tuntutan-tuntutan. Kalau ada aturan yang diterapkan orang tua, maka anak akan belajar menahan diri," ucap Ratih.

Baca juga: Hai Orang Tua, Yuk Waspadai Kandungan Paraben pada Mainan Plastik Anak (vit/ajg)

Berita Terkait