Menanggapi hal ini, psikolog anak dan remaja Alzena Masykouri, M.Psi menuturkan pastinya sah-sah saja bagi anak menikmati libur panjangnya. Namun, sebaiknya sampai sekitar seminggu sebelum masuk sekolah.
Menurut wanita yang akrab disapa Zena ini, anak-anak perlu pembiasaan kembali ke rutinitas sekolah sebelum mengakhiri masa liburannya. Misalkan, bisa dengan mulai mengatur kembali jam tidur dan bangun lalu kembali menjalani aktivitas yang biasa dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, perlahan-lahan mulai siapkan perlengkapan sekolah, bisa dengan mengecek kesiapan seragam, buku, dan peralatan tulis anak. Nah, sekitar tiga hari sebelum skembali masuk sekolah, lakukan review pelajaran di tingkat sebelumnya. Bisa dengan membaca soal-soal ujian akhir dan juga bersiap menghadapi kelas baru, dan mungkin juga teman baru.
Baca juga: Hati-hati, Anak Libur Sekolah Terlalu Lama Bisa Bikin Pusing Orang Tua
Dikutip dari Essential Kids, konsultan pendidikan dari University of Western Sydney, Denyse Whelan menuturkan sisa waktu berlibur bisa digunakan orang tua untuk membantu putra putrinya beradaptasi dengan lingkungan baru yang akan mereka hadapi, misalnya teman baru atau pelajaran yang nantinya akan lebih 'berat'.
"Anak juga perlu dilatih agar tidak canggung ketika nanti kembali ke sekolah. Caranya, khusus bagi anak yang masih duduk di bangku TK dan SD, bawakan mereka buku cerita edukasi atau ajak mereka mengenal lingkungan sekitar di mana orang tua bisa 'menyelipkan' pengetahuan di sela-sela waktu itu," kata Whelan.
Hal ini berguna agar anak tak serta merta langsung lupa dengan kewajibannya di sekolah. Secara tidak sadar, proses belajar pun terus mereka lakukan meskipun tengah menikmati liburan dengan suasana yang notebene menyenangkan.
Baca juga: Anak Anda Betah di Sekolah Atau Tidak? Cek di Sini (rdn/up)











































