Selasa, 04 Agu 2015 13:50 WIB

Pekan ASI Sedunia

Meski Ibu Sedang Batuk Pilek, ASI Tetap Aman Kok untuk Bayi

Sapta Agung Pratama - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Topik Hangat Pekan ASI Sedunia
Jakarta - Ketika ibu sedang batuk pilek, banyak yang khawatir bayinya akan tertular melalui air susu ibu (ASI). Padahal ini sama sekali tidak benar. Justru kandungan dalam ASI bisa membuat bayi tetap sehat.

"Sebenarnya ketika menyusui, imun si ibu juga terbangun. Dan ketika kita sakit batuk, di dalam ASI kita ada anti-batuk. Kalau kita pilek, di dalam ASI kita ada anti-pilek. Kenapa? Karena kita tetap menyusui," ujar konselor laktasi dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Farahdhiba Tenrilamba kepada detikHealth dan ditulis pada Selasa (4/8/2015).

Karena itu, perempuan yang akrab disapa Dibha ini mewanti-wanti agar jangan menjauhkan bayi dari ibunya yang sedang demam. "Karena pada saat itu ASI si ibu ada anti-demamnya. Malah bisa membuat bayinya sehat terus dan tidak ketularan," imbuhnya.

Baca juga: AIMI Dorong Kantor Sediakan Ruang Laktasi dan Waktu Menyusui yang Memadai

Jika bayi tertular batuk pilek dari ibunya, maka penularannya bukanlah dari ASI melainkan dari perantara udara. Misalnya si ibu bersin sehingga virus berterbangan dan masuk ke tubuh bayi. Karena itu, ada baiknya ibu yang sedang batuk pilek mengenakan masker agar virus tidak mudah berpindah. Jangan lupa juga untuk selalu mencuci tangan dengan sabun.

"Jadi ASI itu ketika (ibu) sakit, malah jauh lebih bagus. Mau sakit cacar, bahkan sakit-sakit yang berbahaya seperti hepatitis dan segala macam, itu ada imunnya langsung," ucap Dhiba.

"Makanya kalau si ibu dirawat di rumah sakit karena penyakit yang memang harus mendapat perawatan, anaknya ikut aja, anaknya ikut dirawat. Supaya anaknya tetap disusui dan produksi ASI tetap berjalan. Karena ASI ketika si ibu sakit saja bisa jadi penghalang bagi anaknya supaya tidak tertular," tambah Dhiba.

Baca juga: Tak Perlu Mewah, Tapi Ruang Laktasi di Perkantoran Juga Ada Syaratnya

Lantas apakah obat-obatan bisa berpengaruh pada produksi ASI? Beberapa obat memang demikian. Karena itu saat ke dokter, sampaikan bahwa Anda masih memberi ASI. Pastikan pula bahwa obat yang diberikan dokter tidak membuat ibu alergi.

"Tapi, for your information, 80 persen obat-obatan yang beredar di Indonesia itu aman untuk ibu menyusui," kata Dhiba.

Kepada ibu-ibu menyusui, Dhiba menyarankan istirahat cukup saat terkena batuk pilek ketimbang mengonsumsi obat-obatan. Dikhawatirkan jika obat yang diminum memiliki efek samping mengantuk, bayi akan kesulitan saat ingin menyusu.

Punya pengalaman sebagai pejuang ASI atau ingin membanggakan ruangan laktasi kantor? Yuk share pengalaman Anda dan foto ruang laktasi kantor melalui media sosial detikHealth dengan hashtag #AyofasilitASI. Bisa di Facebook: https://www.facebook.com/detikHealth atau di Twitter: @detikHealth atau melalui Instagram: detikhealth_official

(vit/ajg)
Topik Hangat Pekan ASI Sedunia
News Feed