Peneliti dari Queensland University of Technology menemukan bayi usia 14 bulan yang makan buah dan sayur secara reguler, kecil kemungkinannya tumbuh dewasa menjadi picky eater. Anak mudah menerima banyak jenis makanan dan bisa terus tumbuh terbiasa mengonsumsi makanan sehat.
"Pesan yang bisa diambil untuk orang tua sebenarnya sederhana. Perkenalkan balita Anda ke berbagai makanan sehat sejak dini... ini artinya memberi makan anak dengan beragam buah dan sayur," ujar pemimpin studi Kimberley Mallan seperti dikutip dari Reuters pada Selasa (11/8/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak perlu belajar menyukai beberapa makanan terutama sayuran, dan pendekatan ekspos netral berulang adalah yang terbaik," lanjutnya.
Ditulis dalam laporan di jurnal Academy of Nutrition and Dietetics, Mallan mengatakan preferensi makan anak sudah mulai terbentuk di usia dua tahun. Namun sayang menurut studi sebelumnya masih banyak orang tua yang tak memberikan sayur serta buah hingga di tiga tahun pertama anak mereka.
Beberapa orang tua bahkan dilaporkan sudah mengenalkan makanan ringan asin, permen, kue, dan makanan tak sehat lain kepada anak usia tiga tahun ke atas.
"Orang tua sebetulnya tak menyesangrakan anak dengan tak menawarkan makanan ini (makanan tak sehat -red). Malahan mereka sebenarnya menginvestasi pada kesehatan jangka panjang anak," kata Mallan.
Agar preferensi rasa makanan sehat tersebut semakin mudah terbentuk pada anak. Orang tua disarankan juga mengadopsi pola makan yang sama agar anak ikut terdorong.
Baca juga: Anak Tak Suka Makan Buah dan Sayur? Ini Trik Mengatasinya (fds/vit)











































