Agar nantinya anak bisa mudah lepas dari pemakaian diaper, dr Meta Hanindita, SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya menyarankan agar Ayah dan Bunda melatih toilet training pada anak dari awal. Menurut dr Meta, anak mulai bisa dilatih toilet training saat berusia 18 bulan sampai 2,5 tahun.
"Kenali isyarat saat anak akan buang air. Biasanya bisa terlihat dari perilaku, atau ekspresi. Kemudian, tanyakan pada anak apakah ia ingin ke kamar mandi," tutur dr Meta dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Senin (28/12/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Hendak Memilih Diaper untuk si Kecil? Yuk Perhatikan Dulu Hal Berikut
Nah, ketika anak sudah mulai bisa mengontrol kegiatan buang airnya, baru Bunda bisa mengurangi penggunaan diaper bertahap. Di siang hari, dr Meta menyarankan pakaikan celana kain biasa saat anak bangun dan sedang main. Hal yang tak kalah penting, biasakan anak buang air kecil sebelum tidur di malam hari.
Lantas, bagaimana jika anak sampai usia di atas lima tahun masih tidak bisa lepas dari pemakaian diaper?
"Risiko terkena Infeksi Saluran Kemih (ISK) tentu akan lebih besar, itu yang pasti. Selain itu anak jadi tidak mandiri. Maka dari itu, sebaiknya toilet training mulai diajarkan pada anak usia 18 bulan sampai 2,5 tahun," lanjut ibu satu anak ini.
Ia mengatakan, jika sampai 7 tahun masih mengompol, maka orang tua patut curiga dan segera periksakan anak ke dokter. Untuk menghentikan kebiasaan ngompol anak, ada orang tua yang masih percaya menaruh capung di pusar anak ampuh menghentikan kebiasaannya. Bagaimana menurut dr Meta?
"Ah, itu cuma mitos aja. Nggak ada hubungannya," ujarnya.
Baca juga: Tak Tertahan, Air Kencing Bayi 14 Bulan Ini Terus Mengalir Tanpa Jeda
(rdn/up)











































