Aplikasi Ini Bisa Bantu Ortu Pantau Tumbuh Kembang Anak

Aplikasi Ini Bisa Bantu Ortu Pantau Tumbuh Kembang Anak

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Sabtu, 23 Jul 2016 12:00 WIB
Aplikasi Ini Bisa Bantu Ortu Pantau Tumbuh Kembang Anak
Foto: radian
Jakarta - Pemantauan penting dilakukan orang tua agar tumbuh kembang anak optimal. Berangkat dari hal inilah Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meluncurkan aplikasi untuk membantu orang tua memantau perkembangan si kecil.

Ketua IDAI Pusat, Dr dr Aman B Pulungan SpA(K) mengatakan dengan aplikasi bernama PRIMA ini, orang tua memiliki potensi besar untuk mendeteksi dini tanda keterlambatan tumbuh kembang anak. Lalu, melakukan pencatatan tumbuh kembang anak dengan sederhana secara berkala.

"Ketika ada hal-hal yang butuh perhatian khusus, maka bisa didiskusikan dengan dokter. Dengan catatan tumbuh kembang anak, orang tua juga punya data akurat tentang si anak," kata dr Aman dalam Peluncuran aplikasi PRIMA di Gedung Kiara RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Sabtu (23/7/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Aplikasi Ini Hadir untuk Atasi Keengganan Pria Mengecek Sperma

"Insya Allah ini akan kita promosikan ke pemerintah sehingga ada perangkat agar orang tua mudah memantau ketika ada masalah. Misalnya kurva pertumbuhan tidak sesuai, imunisasinya belum lengkap," lanjut dr Aman.

Aplikasi PRIMA di antaranya berisi menu grafik pertumbuhan WHO Dan CDC, jadwal imunisasi, tahap perkembangan anak, materi edukasi orang tua, skrining, kuisioner kunjungan ke dokter. Untuk saat ini, data soal tumbuh kembang anak belum bisa tersimpan secara permanen.

Menurut dr Aman, pemantauan tumbuh kembang anak yang dilakukan orang tua amat penting. Mengingat dari 250 juta penduduk Indonesia, 89 juta adalah anak-anak usai 0-18 tahun. Sementara, dokter anak di Indonesia saat ini baru terdapat 3.700 dari 8.000 jumlah dokter yang ideal.

"Jika memang ada masalah misalnya gizi kurang langsung konsultasikan ke dokter karena aplikasi ini intinya sebagai deteksi dini," pungkas dr Aman.

Baca juga: Sudah Punya Jurnal Kesehatan Sendiri? Nah, Ini Dia Manfaatnya (rdn/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads