Saat Anak Jadi Korban Bullying, Haruskah Orang Tua Turun Tangan Langsung?

Saat Anak Jadi Korban Bullying, Haruskah Orang Tua Turun Tangan Langsung?

Nurvita Indarini - detikHealth
Minggu, 16 Okt 2016 11:16 WIB
Saat Anak Jadi Korban Bullying, Haruskah Orang Tua Turun Tangan Langsung?
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Dirawat dengan penuh kasih sayang oleh orang tua, tapi di luar sana malah jadi korban bully orang lain. Mungkin ini membuat orang tua marah luar biasa dan rasanya ingin turun tangan sendiri menyelesaikannya, menghadapi langsung si bully. Namun haruskah bullying dihadapi dengan cara ini?

"Saat tahu anak kita jadi korban bullying rasanya pengen jitak aja itu ya yang bully anak kita. Kalau anak ada masalah, kita sebagai orang tua langsung ingin melindunginya. Tapi dalam jangka panjang ini tidak akan menyelesaikan," jelas psikolog dari Tiga Generasi, Anne Sari Sani S.Psi.

Hal itu dipaparkan kepada detikHealth di sela-sela seminar 'Importance of Parenting Safety Awareness and Martial Arts to Prepare Your Kids Against Bullying,' di Bodytec Station, Jl Kemang Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (15/10/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Terlalu Peka Vs 'The Real Bullying'

Jika orang tua selalu langsung turun tangan, kesannya adalah anak tidak mampu mengatasi masalahnya. Alhasil anak jadi tidak percaya diri dan kurang modal untuk menghadapi berbagai masalah yang akan dia temui dalam hidupnya.

"Menurut saya sebaiknya ajak anak berdiskusi. Tanyakan sama dia, bagaimana cara dia akan menyelesaikan masalahnya. Kalau anak sudah punya strategi, kita perkuat strateginya. Kalau kita sebagai orang tua selalu ambil alih, ketika kita lengah si bully akan incar lagi. Ini tidak akan menyelesaikan masalah," tutur Anne.

Ketika anak atau siapapun menjadi korban bullying, sebaiknya perlu pembicaraan dengan berbagai pihak. Misalnya, jika dilakukan di lingkungan sekolah, maka perlu peran sekolah di sini. Libatkan pula orang tua si pelaku. Ini penting agar bullying tidak terjadi lagi ke depannya.

Baca juga: Bisa Jadi Bullying, Sebaiknya Hindari Candaan Fisik (vit/vit)

Berita Terkait