Selasa, 01 Nov 2016 13:35 WIB

Seberapa Ampuh Vaksinasi Cegah Flu pada Anak? Ini Kata Bu Dokter

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah flu atau common cold pada anak. Salah satunya adalah dengan melakukan vaksinasi.

Menurut dr Meta Hanindita, SpA, vaksin influenza ini dikhususkan untuk mencegah penyakit influenza (atau disingkat sebagai flu) saja. Tidak termasuk common cold, yang juga bisa menyerang anak-anak.

Ya, flu dan common cold memang sama-sama merupakan penyakit saluran napas. Bedanya, jenis virus yang menyebabkan kedua kondisi ini berbeda. Jika flu disebabkan oleh virus influenza, maka common cold seringnya disebabkan oleh rhinovirus.

Baca juga: Catat! Ini Bedanya Flu, Pilek dan Common Cold pada Anak

Variasi virusnya sendiri ada bermacam-macam, oleh sebab itu saat terkena flu atau common cold sebaiknya jangan buru-buru memberikan anak obat.

"Vaksin influenza ini diberikan untuk melindungi tubuh dari virus influenza, beda ya dengan common cold. Vaksin ini diberikan sejak usia 6 bulan setiap tahun," tutur dokter spesialis anak di RSUD Dr Soetomo Surabaya ini.

dr Meta menambahkan, di negara empat musim umumnya flu bisa menjadi penyakit yang membahayakan. Oleh sebab itu, pemberian vaksin flu di negara-negara tersebut pun sangat disarankan. Sebaliknya, di Indonesia vaksinasi influenza tidak menjadi keharusan. Namun, vaksinasi bisa juga dilakukan untuk pencegahan.

Selain dengan vaksinasi, pencegahan flu atau common cold juga bisa dilakukan dengan menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh anak. Biasakan untuk mencuci tangan anak secara rutin, jaga status nutrisi anak tetap baik dan ingatkan anggota keluarga yang sedang flu untuk menggunakan masker.

Yang perlu diingat, ada beberapa kondisi pada anak yang membuatnya tak bisa sembarangan mendapatkan vaksin flu tanpa berkonsultasi dengan dokter. Kata dr Meta, kondisi tersebut di antaranya adalah anak dengan alergi telur ayam, pernah bereaksi parah terhadap vaksinasi flu sebelumnya, serta berusia kurang dari 6 bulan.

"Juga jika anak memiliki riwayat penyakit sedang sampai berat yang disertai demam. Lalu anak yang memiliki riwayat Guillain-Barré Syndrome yang terjadi setelah menerima vaksin flu," pesan dr Meta. (ajg/up)