Senin, 21 Nov 2016 16:06 WIB

Ini Alasannya Mengapa Bayi Prematur Butuh Asupan ASI yang Cukup

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Bagi bayi, air susu ibu (ASI) meruoakan asupan yang sangat penting. Utamanya bagi bayi-bayi yang lahir prematur.

Bayi prematur merupakan bayi yang lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu. Bayi prematur seringkali memiliki penyimpanan nutrisi terbatas, sehingga berisiko mengalami gangguan pertumbuhan.

Oleh sebab itu, pemberian asuhan nutrisi yang adekuat menjadi salah satu langkah penting guna menunjang tumbuh kembang anak. Salah satunya adalah dengan memberikan ASI eksklusif.

Menurut dr Rinawati Rohsiswatmo, SpA dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pemberian ASI seharusnya sudah dijadikan motivasi oleh ibu sejak masa kehamilan. Dengan adanya keinginan dan motivasi kuat, pemberian ASI bisa lebih maksimal. Termasuk ketika proses kelahiran harus dilakukan lebih cepat dan bayi lahir prematur.

"Motivasi itu penting. Kalau memang sejak hamil sudah termotivasi mau memberikan ASI, tanpa disadari ASI terproduksi. Lain halnya kalau ibunya cuek," ujar dr Rina dalam acara 'World Premature Day: Tiny in First, First at Last' di Aula RSCM Kirana Jakarta, Senin (21/11/2016).

Baca juga: Ibu Bekerja Ingin Hasilkan ASI 3 Liter dalam Sehari? Yuk Simak Kiat Fero

Menurut dr Rina, pemberian ASI pada bayi prematur merupakan kunci penting, karena kandungan dalam ASI mampu menyesuaikan kondisi dan kebutuhan bayi. Bayi prematur umumnya lahir dalam kondisi fisik 'belum siap', sehingga ASI yang diproduksi juga akan menyesuaikan.

"Lalu kalau bayinya lahir prematur dengan berat di bawah 1.000 gram, itu saya juga tidak berani memberi susu formula. Karena taruhannya bisa rusak ususnya, kan belum siap. ASI yang terbaik untuk bayi prematur, jadi memang harus," imbuhnya.

Salah satu risiko gangguan usus yang sering terjadi pada bayi prematur adalah necrotizing enterocolitis (NEC). Nah, ASI sendiri mampu menangkal perkembangan dari NEC. Dalam ASI terdapat zat faktor pertumbuhan epidermal (EGF), yaitu blok aktivasi protein yang bertugas membuka kaskade kekebalan perusak yang bermuara pada NEC.

"Kondisi NEC jika tidak cepat ditangani bayi bisa meninggal. Oleh sebab itu pemberian ASI menjadi kunci penting bagi bayi prematur," imbuh dr Rina.

Video: Mengenal Zizi, Pengidap Retinopathy of Prematurity yang Jago Main Piano (ajg/up)
News Feed