Sabtu, 26 Nov 2016 14:31 WIB

Produksi ASI Turun Saat si Kecil Berusia 6 Bulan ke Atas? Jangan Stres Ya Bu

Edwin Ramadi - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Beberapa ibu yang rutin memerah air susu ibu (ASI) biasanya jadi stres saat produksi ASInya menurun kala si kecil berusia 6 bulan ke atas. Anda tidak sendiri, jadi tidak perlu stres ya Bu.

Di usia 6 bulan ke atas, bayi sudah mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI). Jadi sangat wajar jika produksi ASI pun menurun. Tapi jangan sampai stres dan tertekan kemudian membuat ibu berpikir untuk 'menyerah' tak lagi memberikan ASI pada buah hatinya.

"Kalau anaknya sudah berusia 6 bulan ke atas sudah dapat MPASI. Ibunya sudah tak perlu lagi memperbanyak ASI perah untuk disimpan banyak-banyak, lambat-laun bayi akan mendapat porsi makan lebih besar dari ASI," kata Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto saat konferensi pers 'Indonesia Maternity, Baby & Kids' di Wine & Meat Co, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Mia mendorong para ibu tetap semangat memberi ASI, meskipun di usia enam bulan ke atas anak sudah mendapat MPASI. Karena ASI memang diproduksi sesuai 'permintaan'.

Baca Juga: Yuk Dicek Ibu-ibu, Asupan yang Boleh dan yang Tidak Untuk MPASI

Untuk pemberian makanan pada bayi, Mia juga mengingatkan agar sesuai dengan tahapan anak. Jadi jangan buru-buru juga memberi makanan bertekstur saat bayi baru mulai belajar makan. Ingat pula untuk tidak menambahkan gula dan garam pada bayi di bawah usia satu tahun.

Hal senada juga pernah dikatakan dr Meta Hanindita, SpA dari RS Dr Soetomo Surabaya. dr Meta menjelaskan, pengenalan MPASI dimulai sejak usia 6-9 bulan, yaitu dengan makanan yang teksturnya mendekati ASI atau bertekstur halus.

"Pada usia 6 bulan, MPASI yang seharusnya diberikan itu makanan yang teksturnya halus, kemudian sedikit-sedikit dinaikkan teksturnya" kata dr Meta saat di temui beberapa waktu lalu.

Bayi yang sudah berusia 6-12 bulan, ia sudah bisa memegang makanan dan memasukkan dalam mulut, bayi juga bisa mulai mengunyah dan menelannya ke tenggorokan. Ada baiknya makanan yang dikonsumsi bayi bertekstur halus.

Di usia satu tahun ke atas, nutrisi yang dibutuhkan bayi sudah lebih didominasi makanan, yakni sebanyak 70 persen. Jadi sekali lagi, jangan stres ketika produksi ASI menurun.

"Anak sudah kenyang makan, untuk nambah minum ASI kan bisa di malam hari ketika ibunya pulang. Jadi tidak usah menyimpan banyak ASI dalam botol di kulkas,"tutur Mia.

Baca juga: Asupan Terlarang Bagi Bayi di Bawah Satu Tahun

(vit/vit)