Agar tak panik atau keheranan saat hal tersebut benar terjadi, yuk intip faktanya seperti dikutip detikHealth dari berbagai sumber pada Senin (5/12/2016).
1. Berubah ukuran
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Nah ketika ibu sudah berhenti menyusui menurut studi terbaru yang dipublikasi di jurnal Developmental Cell maka protein bernama Rac1 akan mulai 'bersih-bersih'. Sel mati dan sel yang memproduksi payudara oleh protein dibuang karena sudah tidak dibutuhkan lagi.
Lemak ekstra juga nantinya diserap kembali lewat metabolisme tubuh.
2. 'Bocor' saat bercinta
|
Foto: thinkstock
|
Dampaknya ketika orgasme bisa saja terjadi susu ikut bocor atau menyemprot keluar.
3. Bisa picu campuran emosi
|
Foto: thinkstock
|
Seorang ibu mungkin malah bisa merasa gelisah sesaat atau bertahan sampai beberapa menit. Para ibu yang seperti itu memiliki kondisi bernama Dysphoric Milk Ejection Reflex (D-Mer) yang berkaitan dengan peningkatan hormon lain bernama dopamin.
"Seseorang bisa merasa gelisah yang ekstrem dan perasaan tidak nyaman seperti ada sesuatu merayap di kulit. Intinya membuat mereka ingin lari," kata Diana yang menambahkan bila ibu sering merasa seperti itu maka sebaiknya konsultasi dengan dokter.
4. Picu kontraksi
|
Foto: thinkstock
|
Baca juga: Memompa ASI Sambil Lari Maraton, Foto Ibu Ini Jadi Viral
5. Mengeras
|
Foto: thinkstock
|
Baca juga: Awalnya Puting Lecet dan ASI Tak Keluar, Ini Perjuangan Mirza Menyusui Anaknya
6. Bisa tetap menyusui pasca operasi
|
Foto: thinkstock
|
Bahkan ketika puting atau sebagian payudara hilang, ada kemungkinan saluran kelenjar susu untuk tumbuh kembali memperbaiki diri.
"Para ibu ini mungkin tidak akan memiliki suplai susu penuh karena tidak semua salurannya tersambung kembali. Tapi beberapa wanita tetap bisa menghasilkan susu," ungkap Diana.
Halaman 5 dari 7











































