Sabtu, 17 Des 2016 16:44 WIB

Menemukan Bakat, Tidak Harus Dipaksakan Saat Masih Anak-anak

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Anak genius adalah sebutan bagi mereka yang telah mengembangkan minat dan bakatnya sejak usia dini. Namun tentu saja di dunia ini hanya ada segelintir orang yang seperti itu.

Lalu bila seseorang sudah melewati masa anak-anak namun belum juga menemukan bakatnya apa berarti ia sama sekali tak berbakat? Psikolog Ajeng Raviando, Psi, mengatakan hal tersebut tidak tepat, karena memang menemukan bakat bukan suatu hal yang mudah.

Seseorang bisa saja baru menyadari dirinya berbakat dalam suatu hal di usia dewasa. Alasannya mungkin bisa karena baru saat itu ia mempelajari atau menemui hal yang cocok dengannya.

"Ada banyak potensi yang baru bisa berkembang ketika kemampuan lain berkembang. Sebagai contoh kemampuan menulis atau berbahasa asing itu kan tidak langsung terlihat. Maka dari itu ketika kita sekolah terpapar banyak hal beberapa potensi baru bisa berkembang," kata Ajeng dalam media gathering Nutrilon Royal One Step Ahead di Blue Jasmine Restaurant, Jl Kiai Maja, Jakarta Selatan, Sabtu (18/12/2016).

Baca juga: Bagaimana Cara Mengenali Bakat Terpendam Anak?

Bila orang tua ingin menemukan bakat anak, tidak perlu terlalu khawatir bila misalnya anak untuk saat ini seperti tidak menunjukkan ketertarikan pada apapun. Bersabar saja, kenalkan anak terhadap berbagai hal dan terus beri stimulasi dan nutrisi yang cukup.

"Kalau ketemu semakin dini tentu lebih baik, tapi tetap ada beberapa potensi yang baru akan terlihat saat masuk usia sekolah," ungkap Ajeng.

"Orang-orang yang sukses di bidangnya, kebanyakan memang baru ketemu potensinya ketika mereka dewasa," pungkasnya.

Baca juga: Orang Tua Paksa Anak Minati Suatu Bidang? Ini Dampak bagi Tumbuh Kembangnya (fds/lil)