Selasa, 20 Des 2016 14:32 WIB

Ibu yang Sehat Menjadi Modal Lahirkan Anak yang Berkualitas

Suherni Sulaeman - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Menjadi seorang ibu tentu memiliki tanggung jawab yang amat berat. Peran ganda terpatri pada pundaknya yang kadang membuat dirinya tertatih menjalani hidup. Mulai dari hamil, melahirkan, menyusui, hingga membesarkan anak.

Bagaimana pun ketika memasuki fase kehamilan hingga persalinan, calon ibu dituntut untuk memperhatikan asupan gizi serta nutrisi untuk buah hati tercinta. Dengan harapan, kondisi ini dapat menekan angka kematian ibu dan anak.

Hal ini disampaikan oleh dr Eni Gustina, MPH selaku Direktur Kesehatan Keluarga pada Konferensi Pers dalam rangka menyambut Hari Ibu di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Selasa (20/12/2016).

Baca juga: Hai Calon Ibu, Ini 7 Kunci Hamil Sehat Sampai Melahirkan

"Meninjau dari permasalahan kesehatan ibu. Sampai saat ini angka kematian ibu masih tinggi. Di Indonesia ibu yang melahirkan setiap tahun sekitar 5 juta, kemudian ada 4.000 ibu yang meninggal pada saat proses kehamilan, persalinan, dan masa nifas," terang dr Eni.

"Ini berkaitan dengan beberapa hal, yang pertama masalah gizi, angka anemia masih tinggi, kemudian juga sekarang mulai merebak masalah HIV (Human Imunodeficiency Virus). Memang secara prevalensi kita belum punya angka ibu dengan HIV, tapi secara angka semakin lama semakin meningkat," sambung dr Eni.

Untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu. Pada saat proses kehamilan, ibu disarankan untuk melakukan senam hamil, atau aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, olahraga bersama secara rutin, mengonsumsi buah dan sayuran, serta memeriksakan kesehatan secara berkala kepada tenaga kesehatan yang kompeten.

dr Eni menjelaskan, selain berbicara mengenai kesehatan ibu, perlu diperhatikan pula tentang kesehatan janin. Bahwa janin yang ada di dalam kandungan harus lahir sehat, selamat, berkualitas, dan mampu hidup sampai usia harapan hidup.

Baca juga: Bulan Awal Kehamilan Berhubungan dengan Kondisi Kesehatan Tulang Anak Lho

"Untuk mendapatkan bayi yang berkualitas adalah kita mengharapkan semua kehamilan itu melahirkan di fasilitas kesehatan, bahwa persalinan di fasilitas kesehatan juga baru mencapai 74,7 persen. Artinya ada sekitar 25 persen janin yang berkembang dalam kandungan ibu yang tidak terpantau oleh tenaga kesehatan, sehingga terjadinya risiko hal-hal yang buruk terhadap janin tersebut," tutur dr Eni. (hrn/up)
News Feed