Jakarta -
Salah satu hal yang kerap membuat galau para ibu pasca melahirkan adalah ingin cepat-cepat menurunkan berat badan, namun takut proses ini mengganggu produksi air susu ibu (ASI). Yang benar, Anda hanya perlu memilih menu makanan yang tepat.
Dengan begitu, berat badan secara perlahan akan turun namun tak mengganggu produksi ASI. Nah, asupan apa saja yang bisa menjadi pilihan Anda? Berikut artikel bagian kedua tentang pilihan menu para ibu baru:
Baca juga: Turun Bobot Terlalu Drastis Pasca Melahirkan, Waspada Jadi 'Diet Yoyo'
1. Kacang-kacangan
Foto: Getty Images
|
Sama seperti telur, kacang-kacangan merupakan salah satu sumber protein yang baik untuk dikonsumsi para ibu pasca melahirkan dan sedang menyusui. Khusus bagi Anda yang vegetarian, kacang-kacangan bisa dipilih sebagai sumber protein Anda.
2. Jeruk
Foto: Thinkstock
|
Bagi Anda para ibu penggemar buah-buahan, jeruk adalah salah satu buah yang bisa dijadikan pilihan dalam diet. Buah segar ini membantu meningkatkan tingkat energi dalam tubuh. Selain itu, ibu menyusui juga disebutkan membutuhkan asupan vitamin C lebih banyak dibandingkan ibu hamil.
3. Sayuran hijau
Foto: iStock
|
Saat makan, usahakan selalu ada menu sayur-sayuran berwarna hijau ya, misalnya berupa sayur bayam atau brokoli. Sayuran hijau seperti ini kaya akan vitamin A, yang sangat baik bagi kesehatan ibu maupun bayi.Sayuran juga merupakan sumber kalsium yang baik, serta mengandung vitamin C dan zat besi. Konsumsi rutin sayuran diketahui dapat membantu meningkatkan tingkat antioksidan dalam tubuh.
4. Air putih
Foto: iStock
|
Jangan anggap enteng pentingnya konsumsi cukup air putih bagi para ibu pasca melahirkan. Sebab faktanya ibu menyusui lebih rentan terhadap dehidrasi lho. Nah, untuk menjaga kestabilan tingkat energi dan produksi ASI, para ibu sebaiknya tetap terhidrasi dengan baik.Selain dari air putih, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan cairan tubuh dari alternatif lain seperti jus buah atau susu. Namun sebaiknya hindari konsumsi kafein berlebihan ya, sebab asupan ini disebut-sebut dapat memengaruhi kualitas ASI jika diminum berlebihan.
Baca juga: Minum Pil Pelangsing Pasca Melahirkan, Akankah Efeknya 'Mengalir' ke ASI?
Sama seperti telur, kacang-kacangan merupakan salah satu sumber protein yang baik untuk dikonsumsi para ibu pasca melahirkan dan sedang menyusui. Khusus bagi Anda yang vegetarian, kacang-kacangan bisa dipilih sebagai sumber protein Anda.
Bagi Anda para ibu penggemar buah-buahan, jeruk adalah salah satu buah yang bisa dijadikan pilihan dalam diet. Buah segar ini membantu meningkatkan tingkat energi dalam tubuh. Selain itu, ibu menyusui juga disebutkan membutuhkan asupan vitamin C lebih banyak dibandingkan ibu hamil.
Saat makan, usahakan selalu ada menu sayur-sayuran berwarna hijau ya, misalnya berupa sayur bayam atau brokoli. Sayuran hijau seperti ini kaya akan vitamin A, yang sangat baik bagi kesehatan ibu maupun bayi.
Sayuran juga merupakan sumber kalsium yang baik, serta mengandung vitamin C dan zat besi. Konsumsi rutin sayuran diketahui dapat membantu meningkatkan tingkat antioksidan dalam tubuh.
Jangan anggap enteng pentingnya konsumsi cukup air putih bagi para ibu pasca melahirkan. Sebab faktanya ibu menyusui lebih rentan terhadap dehidrasi lho. Nah, untuk menjaga kestabilan tingkat energi dan produksi ASI, para ibu sebaiknya tetap terhidrasi dengan baik.
Selain dari air putih, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan cairan tubuh dari alternatif lain seperti jus buah atau susu. Namun sebaiknya hindari konsumsi kafein berlebihan ya, sebab asupan ini disebut-sebut dapat memengaruhi kualitas ASI jika diminum berlebihan.
Baca juga: Minum Pil Pelangsing Pasca Melahirkan, Akankah Efeknya 'Mengalir' ke ASI?
(ajg/vit)