Sabtu, 13 Mei 2017 10:08 WIB

Yuk! Biasakan Bacakan Buku Sejak si Kecil Masih Bayi

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: Ilustrasi ayah dan anak membaca buku/thinkstock
Jakarta - Membacakan buku untuk anak baru dibiasakan orang tua saat usia mereka memasuki sudah lebih besar, yaitu berkisar 1-5 tahun. Namun penelitian terbaru menyarankan agar orang tua membiasakannya lebih dini.

Adalah peneliti dari New York University (NYU) School of Medicine yang menyarankan agar anak dibacakan buku sejak masih berusia enam bulan. Apa tidak terlalu cepat?

Peneliti telah memastikannya dengan mengamati kegiatan membaca buku dari 250 pasangan orang tua dan bayi sejak si bayi berusia enam bulan hingga memasuki 4,5 tahun. Peneliti juga mempertimbangkan berapa banyak buku yang dibaca, seberapa sering kegiatan ini dilakukan (utamanya dalam sepekan) dan juga apakah orang tua mendiskusikan buku itu dengan anaknya atau tidak.

Nyatanya, jika kegiatan ini dibiasakan, anak akan tumbuh dengan kosakata yang jauh lebih banyak dari anak-anak seusianya. Bahkan jika ini berhasil dilakukan, peneliti melaporkan jika anak sudah mampu menulis namanya sendiri ketika usianya menginjak 4 tahun.

Akan lebih baik lagi jika kegiatan membaca buku itu juga dibuat seinteraktif mungkin, semisal diberi latar suara, sebab ini akan meningkatkan kemampuan berbahasa dan membaca mereka jauh sebelum memasuki usia sekolah dasar.

Baca juga: Di Usia 4 Tahun Bocah Ini Telah Baca 1.000 Buku

"Temuan ini sangat menarik karena nyatanya apa yang mereka pelajari saat Anda membacakan buku untuknya masih berdampak hingga empat tahun kemudian, saat mereka bersiap masuk SD," ungkap ketua tim peneliti, Carolyn Cates, PhD seperti dilaporkan Science Daily.

Namun sebenarnya yang memacu perkembangan kemampuan literasi anak bukanlah kegiatan membaca itu sendiri. Menurut Cates, ini lebih karena kegiatan tersebut membantu membentuk jalinan percakapan antara orang tua dan anak yang menjadi kunci dari perkembangan otak anak.

Baca juga: Ayah dan Bunda, Mendongeng untuk Anak Yuk!

Menurut pakar, anak berusia di bawah lima tahun sebenarnya sudah memiliki ketertarikan pada huruf. Tetapi orang tua tidak boleh buru-buru ingin mengajari anak agar bisa membaca. Pendekatan awalnya haruslah dilakukan sembari bermain saja.

Dalam perbincangan dengan psikolog pendidikan dari TigaGenerasi, Rafika Ariani, MPsi, Psikolog, selain bermain, jika anak tampak jenuh, biarkan dia bermain sejenak terlebih dahulu. Yang terpenting jangan dipaksakan, karena ini akan membuat mereka justru malas belajar.

Cara lain yang bisa digunakan orang tua untuk mengajari anak membaca adalah membacakan buku cerita dengan banyak gambar atau sambil menyanyikannya. (lll/vit)