Sara dan Matthew Conyers merasa takut bahwa mereka tidak akan pernah bisa memiliki keluarga sendiri. Namun proses bayi tabung kelima berhasil memberikan bayi kembar berkat perawatan tambahan berupa diet khusus yang dikonsumsi Sara yaitu gabungan antara kuning telur dan minyak kedelai.
Dokter percaya diet khusus ini bisa membantu lebih banyak perempuan mewujudkan mimpinya untuk memiliki anak, karena beberapa penelitian menunjukkan ramuan ini sukses mengatasi masalah sistem kekebalan tubuh yang mana 'sel pembunuh' menyerang embrio yang dibuahi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sara kemudian ditawarkan intralipid infusion theraphy, yaitu campuran minyak kedelai dan produk telur yang tinggi kalori dan asam lemak esensial. Terapi ini biasanya digunakan untuk mendorong nutrisi pasien setelah operasi dan bayi prematur.
Dokter mengungkapkan diperkirakan campuran ini memiliki efek stabilitas pada membran sel sehingga membuat sel-sel pembunuh lebih sulit untuk menyerang embrio yang sudah dibuahi. Meski Sara sudah melakukan terapi ini pada IVF keempatnya, tapi ia baru berhasil hamil saat melakukan IVF kelima.
"Kami tidak memiliki liburan selama 5 tahun, tapi semua itu terasa tidak sia-sia ketika aku tahu bisa hamil pada Oktober tahun lalu. Kami merasa sedikit lebih senang," ujar Sara dari Solihull, West Midlands, seperti dikutip dari Dailymail, Sabtu (19/5/2012).
Hingga akhirnya pada tanggal 4 April 2012 Sara berhasil melahirkan bayi kembar laki-laki di Worcestershire Royal Hospital dengan kondisi 2 bulan prematur. Bayi yang lahir pertama diberi nama William dengan berat 1,4 Kg, diikuti 2 menit kemudian bayi yang diberi nama Ben dengan berat 1,6 Kg.
"Pada IVF keempat saya diberikan minyak kedelai dan kuning telur, saya pikir itu agak aneh tapi pada saat itu saya bersedia emncoba apapun agar bisa hamil dan memiliki anak," ungkapnya.
Sara mengungkapkan 'diet khusus' yang diberikan itu seperti memasukkan tetesan normal di tangan, biasanya seorang perawat akan datang ke rumah dan melakukannya. Terapi ini juga kadang digunakan untuk membantu perempuan hamil secara alami tanpa memerlukan proses bayi tabung.
Juru bicara CARE Fertility menuturkan terapi ini biasanya ditawarkan pada perempuan yang memiliki masalah dengan sistem imun yang terlalu aktif sehingga sulit hamil. Terapi ini selalu dikelola oleh seorang perawat yang sudah dikualifikasi dengan baik di bawah instruksi dokter.
"Saya akan merekomendasikan siapa saja yang sedang berjuang dengan IVF untuk mencoba terapi ini, kondisi ini telah membuat mimpi kita menjadi kenyataan," ujar Sara.











































