Selasa, 08 Mar 2016 16:30 WIB

Kurang Asupan Vitamin D Saat Hamil, Risiko MS Pada Anak Bisa Meningkat

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Saat hamil, wanita diketahui membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi. Tak terkecuali vitamin D. Studi ungkap kekurangan asupan ini dapat membuat sang anak kelak lebih berisiko terkena Multiple Sclerosis (MS).

Ya, studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Johns Hopkins University School of Medicine menyebutkan bahwa asupan vitamin D memiliki keterkaitan dengan pengembangan beberapa gangguan kronis, mulai dari kanker payudara hingga MS.

Kondisi ini juga berlaku pada para ibu hamil. Seperti telah dipublikasikan dalam jurnal JAMA Neurology, peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health sekali lagi meneliti hubungan antara vitamin D dan MS. Kali ini mereka menemukan bahwa wanita hamil yang kekurangan asupan vitamin D dapat meningkatkan risiko anak mereka untuk terkena MS.

Baca juga: Multiple Sclerosis, Penyakit 'Seribu Wajah' yang Bikin Dokter Garuk Kepala

Dalam studi tersebut, peneliti mempelajari 163 wanita yang telah didiagnosis dengan MS. Semua ibu dari responden ini diketahui telah menjadi bagian dari Finlandia Maternity Cohort. Mereka memberikan sampel darah ibu untuk mengukur diukur serum yang berhubungan dengan kekurangan vitamin D.

Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang lahir dari ibu dengan kekurangan vitamin D selama kehamilan memiliki risiko 90 persen lebih tinggi terkena MS saat dewasa.

Meskipun demikian, Multiple Sclerosis Society UK mencatat bahwa ibu hamil tetap harus berhati-hati sebelum mengasumsikan bahwa vitamin D secara langsung terkait dengan MS. Dalam situsnya, organisasi tersebut menyatakan bahwa untuk wanita hamil, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menentukan apakah kadar vitamin D dapat memengaruhi risiko MS pada anak.

Sebab jika dikonsumsi sembarangan, terlalu banyak asupan vitamin D dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan kalsium darah tinggi, termasuk mual, batu ginjal, masalah kardiovaskular, dan sembelit, seperti dikutip dari Medical Daily, Selasa (8/3/2016).

Baca juga: Begini Cara Penyakit Multiple Sclerosis Merusak Tubuh

(ajg/mrs)