Studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Kansas menyebutkan bahwa mendapatkan cukup vitamin D selama kehamilan trimester kedua membantu mengurangi risiko anak terkena asma. Hal ini termasuk dari paparan sinar matahari.
Dalam studi ini, tim menggunakan data yang diambil dari rumah sakit di dua negara bagian AS. Melibatkan sebanyak 595.093 sampel data, tim menemukan bahwa wanita dengan tingkat paparan sinar matahari yang lebih tinggi, menurunkan risiko asma pada sang anak kelak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut salah seorang peneliti, David Slusky, paparan sinar matahari selama 10 menit pun sudah cukup membantu mencukupi kebutuhan dosis harian vitamin D. Itulah sebabnya vitamin D juga sering disebut sebagai 'vitamin sinar matahari'.
Diterbitkan dalam American Journal of Health Economics, Slusky menyarankan wanita hamil setidaknya menyediakan waktu sekitar 5-10 menit per harinya untuk beraktivitas di luar ruangan. Terutama bagi mereka yang aktivitasnya lebih banyak berada di dalam ruangan. Aktivitas ringan yang bisa dilakukan sembari menikmati paparan sinar matahari di antaranya berjalan kaki.
Nah, selain banyak beraktivitas di luar ruangan, hal lain yang dianjurkan untuk dilakukan wanita hamil adalah berolahraga. Menurut peneliti dari Baylor College of Medicine, Prof Robert Waterland, kesenangan anak akan olahraga tidak hanya dipengaruhi faktor genetik tapi juga bagaimana kebiasaan yang diterapkan sang ibu sejak mengandung.
"Ibu hamil dianjurkan melakukan aktivitas fisik ringan sampai sedang setidaknya 30 menit sehari dan disesuaikan dengan kondisinya," pesan Waterland, seperti dikutip dari News Max Health, Kamis (7/4/2016).
Baca juga: Masih Sering Dilupakan, Ini Pentingnya Tes Darah Sebelum Hamil
(ajg/up)











































