Dikutip dari buku 'Mitos atau Fakta Air dan Hidrasi' yang disusun oleh dr Sudung O Pardede, SpA(K), Prof Dr Ir Hardinsyah, MS, Prof Dr dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH dan Dr dr Budi Iman Santoso, SpOG(K), berikut ini beberapa mitos hidrasi pada ibu hamil:
1. Minyak Kelapa Memudahkan Persalinan
|
Foto: Thinkstock
|
Sementara itu, minyak kelapa yang dikonsumsi tidak akan lari ke jalan lahir, melainkan dicerna di usus dan nantinya dikeluarkan melalui anus. "Hingga saat ini tidak ditemukan bukti adanya kaitan antara minyak kelapa dengan kemudahan persalinan," begitu jelas buku tersebut.
2. Minum Air Kelapa Hijau Bikin Kulit Bayi Putih
|
Foto: thinkstock
|
Dijelaskan dalam buku 'Mitos atau Fakta Air dan Hidrasi', kebotakan yang dialami bayi baru lahir dipengaruhi berbagai faktor misalnya genetika, obat-obatan, nutrisi, hormon dan sebagainya.
Sementara warna kulit bayi dipengaruhi pigmen. Nah, pigmen itu turunan atau genetik dari orang tua. Dalam satu sampai tiga bulan pertama sejak kelahiran, kulit bayi memang akan berubah. Bayi yang semula kulitnya kemerah-merahan, akan berubah menjadi kecokelatan. Sementara bayi yang lahir agak pucat nantinya akan berubah menjadi lebih cerah.
Guru Besar Teknologi dan Pangan IPB, Prof Dr Made Astawan, MS beberapa waktu lalu pernah mengungkap dirinya pernah mendengar pendapat air kelapa hijau bisa memperlancar persalinan. Namun menurutnya, belum ada bukti ilmiah tentang kaitan air kelapa dengan mudahnya persalinan.
Dijelaskan Prof Made, bukan hanya ibu hamil, orang-orang yang tidak hamil pun sangat baik jika meminum air kelapa. Air kelapa mengandung elektrolit yg bila diminum siapapun, akan membantu menjaga tubuh tetap sehat.
3. Air Rumput Fatima Memudahkan Persalinan
|
Foto: Thinkstock
|
dr Nurhadi Rahman, SpOG yang akrab disapa dr Adi dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta beberapa waktu lalu mengatakan penggunaan bahan-bahan tertentu, seperti rumput fatima, untuk membantu memperlancar persalinan sangat tidak disarankan. Ini karena dosisnya yang belum bisa ditentukan sehingga bisa terjadi kontraksi berlebihan dan lebih kuat dari yang diharapkan.
Kontraksi berlebih dan lebih kuat dari yang diharapkan akan berakibat pada robeknya rahim. Sedangkan, bagi si bayi, kontraksi rahim yang berlebihan membuat tidak ada jeda untuk mendapatkan oksigen sehingga bisa membuat si bayi stres.
4. Minum Air Es Picu Bayi Lahir Besar
|
Foto: thinkstock
|
"Tidak ada hubungan antara minum air es dengan berat badan lahir bayi, namun minumlah air yang benar-benar matang untuk kesehatan bayi," demikian disebutkan dalam buku tersebut.
Lain halnya jika air es tersebut dicampur dengan sirop yang manis atau minuman manis lainnya dan dikonsumsi secara terus-menerus. Kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko diabetes pada ibu. Nah, jika gula darah ibu terlalu tinggi maka akan membuat janin terlalu besar sehingga bisa lahir lebih cepat atau harus dilahirkan dengan cara caesar.
Halaman 2 dari 5











































